ASYIK MANDI, PADLI TENGGELAM DI SUNGAI WALL

65

OKU, bisnissumsel.com –

Padli pardinata Bin Saman (11th) seorang siswa kelas 6 SD yang merupakan warga gunung meraksa kec.Lubuk Batang kab.OKU Prov.Sumatera Selatan dilaporkan tenggelam di sungai Wall pada Minggu (05/03/2025)

Kepala Kantor SAR Palembang melalui Kasi Operasinya Manca Rahwanto,S.E., mengatakan bahwa pihaknya mendapatkan informasi kejadian tersebut pada minggu sekitar pukul 05.15 WIB. Berdasarkan informasi tersebut Raymond langsung memerintahkan satu tim Rescuenya yang berada Unit Siaga SAR OKU Timur lengkap membawa peralatan air untuk berangkat menuju lokasi kejadian guna melakukan pencarian terhadap korban.

Menurut informasi kejadian berawal pada Sabtu malam sekitar pukul 19.00 WIB, korban bersama dua orang temannya bermain dan mandi di pinggir sungai wall tepatnya di dusun 5 rt 10 desa gunung meraksa , ketika sedang asyik mandi tiba-tiba korban terseret arus dan tenggelam. dua orang teman korban berusaha menolong namun gagal dan kemudian melaporkannya kepada warga sekitar

Saat ini kita masih melakukan pencarian bersama Tim SAR Gabungan. Untuk metode pencarian kita lakukan dengan membagi Tim SAR Gabungan menjadi Dua (2) Search And Rescue Unit (SRU). SRU 1 melakukan pencarian dengan cara menyisir aliran sungai wall dengan menggunakan perahu karet sejauh 5 Km² serta melakukan manuver perahu karet dilokasi-lokasi yang dicurigai. Manuver ini dimaksudkan untuk menciptakan gelombang air yang dapat mengangkat benda-benda yang berada didalam air termasuk korban yang kemungkinan ada didalamnya. Sedangkan SRU 2 melakukan pencarian melalui jalur darat dengan metode Detection Mode, yaitu pencarian yang didasarkan pada besarnya kemungkinan ditemukan tanda-tanda korban serta melakukan penyebaran informasi kepada masyarakat yang berada disepanjang pesisir aliran sungai jelas manca

Selama berlangsungnya Operasi SAR turut melibatkan unsur SAR dari Basarnas Kantor SAR Palembang Unit Siaga SAR OKU Timur, TNI/Polri, BPBD Oku, , Perangkat Desa dan Masyarakat.

Hingga saat ini korban masih belum kita temukan namun akan terus kita upayakan agar korban secepatnya dapat kita temukan, tutup manca (fer/bs)