Gubernur Herman Deru Dorong Generasi Z Jadi Pelopor Sadar Hukum di Era Digital

72

Palembang, bisnissumsel.com –

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Dr. H. Herman Deru, mengajak generasi muda, khususnya Generasi Z dan Alpha, untuk menjadi pelopor kesadaran hukum di tengah tantangan era digital. Ajakan ini disampaikan saat membuka Lomba Keluarga Sadar Hukum (Kadarkum) Tahun 2025 tingkat SMA se-Sumsel di Hotel Swarna Dwipa, Rabu (23/10/2025).

Lomba Kadarkum yang diikuti oleh 83 tim pelajar dari seluruh kabupaten/kota di Sumsel ini menjadi momentum penting dalam memperkuat literasi hukum di kalangan remaja. Kegiatan berlangsung dua hari, 22–23 Oktober 2025, dan diselenggarakan oleh Biro Hukum Setda Provinsi Sumsel.

Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru menilai bahwa di era digital saat ini, kesadaran hukum sangat penting karena banyak perilaku masyarakat yang terekspresikan di dunia maya tanpa memahami batasan hukum yang berlaku.

“Kita hidup di era dimana teknologi berkembang cepat. Tapi ingat, hukum juga berlaku di dunia digital. Jangan sampai generasi muda terjerumus karena tidak paham aturan,” ujarnya.

Menurutnya, membangun kesadaran hukum tidak cukup hanya dengan penegakan hukum, tetapi juga dengan pendidikan dan pembiasaan. Karena itu, ia menilai kegiatan Kadarkum adalah langkah tepat dalam membangun fondasi hukum sejak dini.

“Generasi muda perlu tahu perbedaan antara hukum dan hukuman. Hukum itu pedoman hidup, sementara hukuman adalah konsekuensi dari pelanggaran. Keduanya harus dipahami agar perilaku kita terarah,” jelasnya.

Gubernur juga mengingatkan bahwa masyarakat Sumsel sejak dahulu sudah memiliki akar hukum yang kuat melalui Simbur Cahaya, sebuah warisan hukum adat yang menjadi pedoman masyarakat jauh sebelum adanya undang-undang nasional.

Lebih lanjut, ia berharap kegiatan Kadarkum tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi berkelanjutan dan diperluas ke tingkat yang lebih muda, seperti pelajar SMP. “Kalau bisa, mulai dari SMP sudah diajarkan tentang hukum, agar nanti SMA mereka sudah paham dan terbiasa taat aturan,” kata Herman Deru.

Ia juga mengajak pelajar untuk berani menegakkan kebenaran di lingkungannya masing-masing. “Kalau melihat pelanggaran, jangan diam. Jadilah generasi yang berani bersuara demi kebenaran,” tegasnya.

Kepala Biro Hukum Setda Sumsel, Dedi Harapan, menuturkan bahwa lomba Kadarkum menjadi media efektif dalam menyebarkan nilai-nilai hukum kepada generasi muda. “Kami ingin mencetak pelajar yang tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga sadar hukum dan bermoral,” ujarnya.

Acara ini turut dihadiri oleh para tokoh hukum dan aparat penegak hukum dari berbagai instansi, menambah semarak dan keseriusan penyelenggaraan kegiatan.

Dengan semangat “Sadar Hukum, Cerdas Bermoral”, Kadarkum 2025 diharapkan melahirkan generasi muda Sumsel yang bijak, disiplin, dan siap menjadi pelopor budaya taat hukum di era digital.(din/bs)