Gubernur Herman Deru Dorong Ekonomi dan Keselamatan, Resmikan Groundbreaking Jalan Hauling di Muba

1

MUBA, bisnissumsel.com –

Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, menegaskan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan keselamatan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur. Hal itu ditandai dengan groundbreaking jalan hauling batubara sepanjang 10,46 kilometer milik PT Bhumi Sriwijaya Perdana Coal (BSPC) di Kabupaten Musi Banyuasin, Rabu (15/4/2026).

Pembangunan jalan yang melintasi Desa Beji Mulyo, Kecamatan Tungkal Jaya dan Desa Mangsang, Kecamatan Bayung Lencir ini diharapkan mampu mengurangi kemacetan serta meningkatkan keselamatan pengguna jalan umum.

Dalam sambutannya, Herman Deru menyampaikan apresiasi atas kontribusi PT BSPC dalam mendukung pembangunan daerah.

“Ini adalah niat dan aksi baik yang patut kita apresiasi. Legacy pembangunan terus kita bangun, baik fisik maupun nonfisik,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, kebijakan pemisahan jalur angkutan batubara dari jalan umum telah dimulai sejak awal masa jabatannya melalui Pergub Nomor 74 tahun 2018.

Saat itu, produksi batubara mencapai 68 juta ton dengan sekitar 9.600 truk melintasi lebih dari 240 kilometer jalan umum, yang berdampak pada berbagai persoalan sosial.

“Dulu ada pedagang yang berteriak karena sayur dan buah dari Pagaralam busuk di jalan. Ada juga pedagang ayam yang merugi karena ayam mati akibat macet terlalu lama. Bahkan ada warga yang harus melahirkan di jalan, dan ada yang tidak terselamatkan karena ambulans sulit sampai ke rumah sakit,” ungkapnya.

Meski sempat mendapat tekanan, Herman Deru menegaskan kebijakan tersebut terbukti tepat. Produksi batubara justru meningkat menjadi 105 juta ton pada 2025 dan kembali naik menjadi 124 juta ton.

“Tidak ada satu pun perusahaan yang bangkrut. Justru produksi meningkat karena mulai beralih ke jalan khusus,” tegasnya.

Ia menambahkan, pembangunan jalan hauling ini akan memberikan dampak positif bagi masyarakat, baik dari sisi keselamatan maupun ekonomi. Selain itu, beban anggaran pemeliharaan jalan yang mencapai Rp400 miliar per tahun diharapkan dapat berkurang.

Herman Deru juga mengingatkan pentingnya tanggung jawab sosial perusahaan terhadap masyarakat sekitar, termasuk dalam penyediaan lapangan kerja.

“Kita sambut investor, tetapi masyarakat sekitar juga harus merasakan manfaatnya, terutama dalam hal lapangan pekerjaan,” katanya.

Bupati Musi Banyuasin, Toha Tohet, menyambut baik pembangunan ini dan berharap dapat meningkatkan perekonomian masyarakat serta memperkuat konektivitas antar desa.

Sementara itu, Manager PT BSPC, Dipo Fitrah Ramadhan, menjelaskan proyek ini memiliki panjang 10,46 kilometer dengan lebar sekitar 15 meter. Sekitar 83 persen jalur berada di kawasan hutan, dengan izin IPPKH yang telah diperoleh sejak 2023 serta proses penyempurnaan dokumen AMDAL yang masih berjalan.

Perusahaan juga berkomitmen menjaga kelestarian lingkungan serta meningkatkan kontribusi daerah, termasuk melalui penggunaan kendaraan berpelat Sumatera Selatan.

Groundbreaking ditandai dengan pemerataan jalan menggunakan ekskavator oleh Gubernur Herman Deru bersama Bupati Musi Banyuasin dan jajaran direksi PT BSPC.(Din/bs)