JASAD SISWI SMP YANG TENGGELAM DI SUNGAI KOMERING DITEMUKAN

2

OKU Timur, bisnissumsel.com –

Setelah dilakukan upaya pencarian intensif oleh Tim SAR Gabungan, korban tenggelam di Sungai Komering akhirnya berhasil ditemukan pada Kamis (23/04/2026).

Korban atas nama ambar (15) ditemukan mengapung di pinggir sungai sekitar pukul 07.50 WIB dalam keadaan meninggal dunia. Lokasi penemuan berada di Desa Tanjung Aman, Kecamatan Martapura, Kabupaten OKU Timur, atau sekitar radius 1,5 kilometer dari lokasi awal kejadian. Selanjutnya, korban dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan dan dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin, menyampaikan duka cita mendalam atas kejadian tersebut serta apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam proses pencarian.

“Kami turut berduka cita atas musibah ini. Dengan ditemukannya korban, maka operasi SAR secara resmi kami nyatakan ditutup. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh Tim SAR Gabungan yang telah bekerja keras serta kepada masyarakat yang turut membantu selama proses pencarian berlangsung,” ujarnya.

Adapun unsur yang terlibat dalam Tim SAR Gabungan terdiri dari Basarnas Kantor SAR Palembang, TNI/Polri, Damkar, BPBD, Tagana, pemerintah desa, dan masyarakat setempat.

Lebih lanjut, Kepala Kantor SAR Palembang juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu berhati-hati dan mengutamakan keselamatan, khususnya saat beraktivitas di perairan.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati guna menghindari kejadian serupa di kemudian hari,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, korban bernama Ambar (15), seorang siswi SMP Negeri 2 Martapura, warga Sinar Hijau, Desa Kota Baru, Kecamatan Martapura. Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Selasa (21/04/2026) sekitar pukul 09.30 WIB. Sepulang sekolah, korban bersama dua orang temannya pergi mandi di Sungai Komering. Saat sedang mandi, korban diduga terpeleset dan seketika terseret arus sungai. Upaya pertolongan sempat dilakukan oleh teman korban menggunakan batang bambu, namun tidak berhasil hingga korban hanyut dan tenggelam. (HMS)