Khalil Al-Hayya Terpilih Jadi Pemimpin Baru Hamas

Khalil al-Hayya dalam foto tahun 2008 (dok. REUTERS/Mohammed Salem)

Gaza City, bisnissumsel.com –

Kelompok Hamas yang bermarkas di Jalur Gaza mengumumkan Khalil Al-Hayya sebagai pemimpin baru mereka. Hayya dipilih untuk menggantikan mendiang Yahya Sinwar, yang tewas dalam pertempuran melawan pasukan Israel di Jalur Gaza pada Oktober 2024.

Terpilihnya Hayya sebagai pemimpin baru itu, seperti dilansir Reuters dan Anadolu Agency, Selasa (21/7/2026), diumumkan langsung oleh Hamas dalam pernyataan singkat yang dirilis pada Senin (20/7) waktu setempat. Langkah ini, menurut analis, dinilai mengisyaratkan sikap lebih keras dari kelompok itu terhadap seruan perlucutan senjata.

Pernyataan singkat Hamas itu menyatakan bahwa Hayya telah “terpilih sebagai kepala biro politik gerakan tersebut”, menggantikan mendiang Sinwar.

Hayya, yang sebelumnya merupakan pemimpin Hamas untuk wilayah Gaza yang berada dalam pengasingan dan negosiator utama untuk kelompok tersebut, telah menjadi sosok yang semakin sentral dalam kepemimpinan Hamas sejak kematian Sinwar dan Ismail Haniyeh, yang tewas dalam serangan di Iran pada Juli 2024.

Dia dipandang memiliki sikap yang lebih garis keras dibandingkan Khaled Meshaal, yang merupakan kepala kantor Hamas dalam pengasingan yang juga kandidat kuat lainnya untuk posisi pemimpin.

Hayya termasuk di antara jajaran pejabat tinggi Hamas yang menjadi target serangan Israel di Doha, Qatar, tempat dia bermarkas.

Setelah kematian Sinwar, Hamas mengandalkan dewan tinggi beranggotakan lima orang untuk kepemimpinannya, yang mencakup Hayya dan Meshaal, serta tiga pejabat senior lainnya.

(nvc/ita/detik)