Palembang, bisnissumsel.com –
Suasana lampu merah Simpang DPRD Palembang, Jumat (4/9), sedikit berbeda dari biasanya. Di sela aktivitas pengguna jalan, sejumlah petugas PLN menyapa warga, membagikan masker dan cokelat, sekaligus menyampaikan informasi seputar layanan serta keselamatan ketenagalistrikan.
Kegiatan tersebut digelar PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Palembang dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026. Bukan sekadar membagikan bingkisan, PLN memanfaatkan momentum ini untuk membuka ruang interaksi langsung dengan masyarakat dan mendekatkan berbagai layanan kelistrikan kepada pelanggan.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB), Diksi Erfani Umar, mengatakan Hari Pelanggan Nasional menjadi pengingat bagi PLN bahwa kualitas pelayanan tidak hanya diukur dari keandalan pasokan listrik, tetapi juga dari kemampuan perusahaan mendengar dan memahami kebutuhan pelanggan.
“Pelanggan adalah alasan utama PLN terus berbenah. Karena itu, kami ingin hadir semakin dekat, tidak hanya melalui kanal digital atau kantor pelayanan, tetapi juga turun langsung menemui masyarakat. Momentum Hari Pelanggan Nasional ini kami maknai sebagai kesempatan untuk mendengar, memberikan edukasi, sekaligus memastikan pelanggan memperoleh layanan yang mudah, aman, dan responsif,” ujar Diksi.
Dalam kegiatan tersebut, petugas PLN membagikan sejumlah materi edukasi mengenai pasang baru, tambah daya, pemanfaatan PLN Mobile, keselamatan dalam menggunakan listrik, serta pentingnya membayar tagihan listrik tepat waktu.
Masyarakat juga diajak memanfaatkan PLN Mobile sebagai kanal resmi untuk berbagai kebutuhan kelistrikan. Melalui aplikasi tersebut, pelanggan dapat mengakses layanan tanpa harus datang langsung ke kantor PLN, mulai dari pembayaran tagihan, pembelian token, pengajuan tambah daya, layanan penyambungan baru, hingga penyampaian pengaduan.
Manager PLN UP3 Palembang, Arif Azanny, mengatakan interaksi langsung dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun pelayanan yang semakin dekat dan relevan dengan kebutuhan pelanggan.
“Bagi kami, Hari Pelanggan Nasional bukan sekadar seremonial. Ini adalah kesempatan untuk menyampaikan terima kasih atas kepercayaan masyarakat kepada PLN sekaligus mengingatkan kembali berbagai kemudahan layanan yang sudah tersedia. Kami juga terus mengajak pelanggan untuk menggunakan listrik secara aman dan memanfaatkan kanal resmi PLN,” ujar Arif.
Menurut Arif, edukasi keselamatan ketenagalistrikan menjadi salah satu pesan penting yang terus disampaikan kepada masyarakat. PLN mengimbau pelanggan agar selalu memperhatikan kondisi instalasi listrik di rumah, menggunakan peralatan listrik sesuai standar, dan menghindari aktivitas yang berpotensi membahayakan keselamatan di sekitar jaringan listrik.
Masker dan cokelat yang dibagikan menjadi simbol sederhana apresiasi kepada masyarakat yang selama ini menjadi bagian penting dalam perjalanan PLN. Sementara itu, interaksi langsung dengan pengguna jalan menjadi kesempatan bagi petugas untuk menjawab pertanyaan dan mengenalkan layanan PLN secara lebih dekat.
Antusiasme terlihat ketika warga menerima materi edukasi dan berbincang langsung dengan petugas di lokasi. Bagi PLN, perjumpaan semacam ini sekaligus menjadi sarana membangun komunikasi dua arah dengan pelanggan.
Melalui peringatan Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga keandalan pasokan listrik, memperkuat edukasi keselamatan, serta menghadirkan layanan yang semakin mudah dijangkau masyarakat.
(Ferdi/bs)















