BASARNAS LAKUKAN PENCARIAN TERHADAP ANAK 10 TAHUN YANG HILANG SAAT MANDI DI SUNGAI KOMERING

Ogan Komering ilir, bisnissumsel.com –

Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palembang melakukan operasi pencarian terhadap seorang anak laki-laki bernama Hendi Aliansyah (10), yang dilaporkan hilang saat mandi dan berenang di Sungai Komering, Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Tanjung Lubuk, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan.

Informasi kejadian diterima Basarnas Kantor SAR Palembang pada Jumat (30/10/2026) sekitar pukul 18.30 WIB. Setelah menerima laporan tersebut, tim rescue Kantor SAR Palembang segera diberangkatkan menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi pencarian.

Berdasarkan informasi yang diterima, peristiwa tersebut bermula sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu, korban bersama dua orang temannya sedang mandi dan berenang di Sungai Komering. Ketiganya kemudian bermain adu ketahanan menahan napas sambil menyelam. Namun, saat kedua temannya muncul ke permukaan, korban tidak kunjung terlihat kembali.

Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengerahkan personel untuk melakukan pencarian bersama unsur SAR lainnya.

“Setelah menerima informasi kejadian, kami langsung memberangkatkan tim rescue menuju lokasi untuk melaksanakan operasi pencarian. Kami juga berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan agar upaya pencarian dapat dilakukan secara maksimal. Kami berharap korban dapat segera ditemukan,” ungkap Raymond.

Operasi pencarian melibatkan Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas Kantor SAR Palembang, TNI/Polri, pihak desa, serta masyarakat setempat.

Adapun upaya pencarian dilakukan dengan penyisiran di permukaan air secara visual menggunakan perahu karet dan perahu milik masyarakat. Area pencarian difokuskan pada lokasi kejadian dan sekitarnya dengan luas mencapai 4 KM².

Hingga berita ini diturunkan, korban masih belum ditemukan. Tim SAR Gabungan terus berupaya melakukan pencarian dengan mengoptimalkan seluruh sarana dan personel yang tersedia.

Basarnas mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di sekitar sungai. Masyarakat juga diminta untuk tidak berenang di lokasi yang berarus deras atau memiliki kedalaman yang tidak diketahui serta tidak melakukan aktivitas berisiko di perairan tanpa pengawasan. (HMS)