
Jogja, bisnissumsel.com –
Komando Pusat Amerika Serikat (AS), CENTCOM, mengumumkan sejumlah pesawat pengebom B-2 telah dikerahkan untuk menjatuhkan puluhan bom penetrator seberat 2.000 pon ke Iran. Target serangan ini adalah peluncur rudal balistik Iran yang terkubur di fasilitas bawah tanah Iran.
Dilansir Anadolu Agency, Jumat (6/3/2026), Komandan CENTCOM, Laksamana Brad Cooper menyebut pasukannya telah menyerang ratusan target di berbagai wilayah Iran selama 72 jam terakhir. Target serangan termasuk sekitar ibu Kota Teheran.
“Dalam 72 jam terakhir saja, pasukan pengebom Amerika telah menyerang hampir 200 target jauh di dalam wilayah Iran, termasuk di sekitar Teheran,” kata Cooper dalam konferensi di markas besar CENTCOM di Tampa, Florida, Kamis (5/3) waktu setempat, dikutip dari detikNews.
“Dan hanya dalam satu jam terakhir, sejumlah pesawat pengebom B-2 AS menjatuhkan puluhan bom penetrator seberat 2.000 pon yang menargetkan peluncur-peluncur rudal balistik yang terkubur dalam-dalam,” sebutnya.
Cooper menyebut militer AS juga menyerang “Komando Antariksa Iran, yang mengurangi kemampuan mereka untuk mengancam Amerika”. Namun, tidak dijelaskan lebih rinci soal fasilitas terkait Komando Antariksa Iran yang diserang AS.
Cooper juga menyebutkan operasi militer As terhadap Angkatan Laut Iran juga meningkat. Dia menyebut lebih dari 30 kapal perang Iran sudah ditenggelamkan militer AS, dan satu unit kapal induk pengangkut drone Iran terbakar akibat serangan pasukan AS.
Dia juga menambahkan, serangan pembalasan Iran mengalami penurunan secara signifikan sejak AS dan Israel melancarkan serangan besar-besaran pada Sabtu (28/2) waktu setempat.
“Dibandingkan kondisi kita di awal, serangan rudal balistik telah berkurang 90 persen sejak hari pertama. Serangan drone telah berkurang 83 persen sejak hari pertama. Meskipun demikian, kita tetap waspada,” kata Cooper dalam pernyataannya.
Diketahui, dalam beberapa hari terakhir pasukan AS dan Israel itu telah menyerang target-target di berbagai wilayah Iran, termasuk menargetkan rudal, angkatan laut, dan lokasi komando serta kendali militer negara tersebut. Rentetan serangan itu menewaskan sejumlah tokoh penting dan pejabat tinggi Teheran, termasuk pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.
Iran pun membalas serangan itu dengan rudal dan drone yang ditargetkan ke Israel dan pangkalan-pangkalan As di negara Teluk. Sedikitnya enam tentara AS tewas akibat serangan drone Iran yang menghantam pangkalan mereka di Kuwait.
(ams/dil/detik)














