Denpasar, bisnissumsel.com –
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyebut penangkapan mantan Pangeran Inggris Andrew sebagai peristiwa yang memalukan dan sangat menyedihkan. Trump menilai kasus itu akan berdampak buruk bagi keluarga kerajaan Inggris.
“Saya pikir ini memalukan,” kata Trump dilansir dari detikNews, Jumat (20/2/2026).
Trump menyampaikan pernyataan tersebut kepada wartawan di pesawat Air Force One. Ia kembali menegaskan keprihatinannya atas penangkapan Andrew.
“Saya pikir ini sangat menyedihkan. Saya pikir ini sangat buruk bagi keluarga kerajaan. Ini sangat, sangat menyedihkan,” kata Trump.
Pangeran Andrew Ditangkap
Seperti diketahui, kepolisian Inggris menangkap Andrew pada Kamis (19/2) waktu setempat. Andrew ditangkap di kediamannya di area Norfolk, Inggris bagian timur.
Kepolisian Inggris dalam pernyataannya, seperti dilansir BBC dan AFP, menyebut penangkapan Andrew Mountbatten-Windsor, sebagaimana dia dikenal sekarang, dilakukan terkait dugaan pelanggaran dalam jabatan publik saat menjabat sebagai utusan perdagangan Inggris.
“Sebagai bagian dari penyelidikan, hari ini (19/2) kami telah menangkap seorang pria berusia 60-an tahun dari Norfolk atas dugaan pelanggaran dalam jabatan publik,” demikian pernyataan Kepolisian Thames Valley, tanpa menyebutkan nama tersangka.
“Pria tersebut berada dalam penahanan kepolisian saat ini,” kata Kepolisian Thames Valley dalam pernyataannya. “Kami tidak akan menyebutkan nama pria yang ditangkap, sesuai dengan pedoman nasional,” imbuhnya.
Selain melakukan penangkapan, kepolisian juga melakukan sejumlah penggeledahan yang berkaitan dengan Andrew.
(dpw/dpw/detik)















