Ngotot Jadikan Gedung Putih Venue UFC, Trump Mau Digugat

Arena UFC yang sedang dibangun di Gedung Putih. Foto: REUTERS/Kylie Cooper

Jakarta, bisnissumsel.com –

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump digugat oleh masyarakat. Mereka menggugat Trump karena menggelar pertandingan UFC di halaman Gedung Putih yang dinilai telah melanggar peraturan.

Public Integrity Project mengajukan gugatan federal kepada Trump pada Sabtu (6/6/2026) atas nama dua warga Virginia. Gugatan itu menyatakan bahwa Trump telah melanggar hukum dan aturan karena mengadakan pertandingan UFC.

Mereka menilai Trump telah melanggar peraturan National Park Services yang melarang acara olahraga digelar di lahan taman federal. Gugatan itu juga mendukung pernyataan Kongres yang tidak setuju adanya laga UFC di Gedung Putih yang dibangun tanpa ada persetujuan dan peninjauan sebelumnya.

“Ini pada dasarnya adalah penggunaan untuk pribadi, komersial, dan korup atas monumen kita yang paling sakral untuk keuntungan pribadi. Alasan inilah yang memotivasi gugatan ini ke Trump,” kata pengacara penggugat, Brendan Ballou.

Di sisi lain, Gedung Putih justru menilai gugatan tersebut merupakan upaya untuk menghalangi rencana Trump. Gugatan tersebut dianggap tidak berdasar dan seolah ingin menunda laga UFC yang digelar di gedung bersejarah tersebut.

“Acara itu tidak berbeda dengan acara-cara lainnya yang diselenggarakan di Gedung Putih dan acara yang diizinkan secara sah di Ellipse dan National Mall sepanjang tahun,” kata pihak Gedung Putih soal gugatan tersebut.

Pertandingan UFC di Gedung Putih akan digelar pada 14 Juni untuk merayakan hari jadi ke-250 tahun Amerika Serikat. Pertandingan yang bertajuk “UFC Freedom 250” itu sekaligus merayakan hari ulang tahun Trump ke-80 yang merupakan penggemar UFC.

Sebagai informasi, pembangunan arena UFC di Gedung Putih sudah dilakukan sejak akhir Mei 2026. Dilansir dari The Guardian, di arena itu akan dikelilingi ribuan kursi sementara, termasuk ruang di pinggir ring untuk marching band lengkap untuk memeriahkan acara.

Trump pertama kali mengemukakan ide untuk menyelenggarakan pertarungan UFC di halaman Gedung Putih tahun lalu, pada 4 Juli di Idaho ketika ia mengumumkan rencana perayaan ulang tahun ke-250 Amerika Serikat.

Dilansir dari Washington Times, arena pertarungan berbentuk segi delapan itu diperkirakan memiliki kapasitas antara 4.500-5.000 kursi dan tambahan 100.000 penonton dapat menyaksikan pertarungan tersebut lewat layar besar di White House Ellipse, sebuah taman seluas 52 hektare yang terletak di sebelah selatan halaman Gedung Eksekutif.

“Semuanya gratis. Ini akan luar biasa,” ujar Trump, dikutip dari Washington Times

UFC dan perusahaan induknya, TKO Group Holdings, bakal menanggung biaya pertarungan UFC di Gedung Putih yang diperkirakan mencapai US$ 60 juta atau Rp 1 triliun (kurs Rp 18.180).

Kini, para pekerja masih membangun arena UFC berbentuk segi delapan dan tribun penonton di South Lawn. Pihak UFC rencananya akan menyediakan 85.000 tiket gratis untuk mengakomodasi penonton di taman Gedung Putih.

(ilf/ilf/detik)