Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Gelar Grand Safety Talk, Satukan Langkah Sukseskan Pit Stop 2026

2

Plaju, bisnissumsel.com –

Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju terus memperkuat kesiapan pelaksanaan Pit Stop 2026 melalui komitmen terhadap keselamatan, ketepatan waktu, dan kualitas pekerjaan. Kegiatan Partial Pit Stop ini direncanakan berlangsung selama 21 hari, mulai 12 April hingga 3 Mei 2026.

Mengusung tema safe execution, on schedule, right quality, kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam menjaga keandalan fasilitas melalui penghentian operasional secara terjadwal (planned shutdown) untuk perbaikan, inspeksi, dan peningkatan kinerja kilang.

General Manager Kilang Plaju, Khabibullah Khanafie, menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan pit stop tidak hanya diukur dari aspek teknis, tetapi juga dari bagaimana seluruh proses dijalankan dengan mengedepankan nilai-nilai HSSE (Health, Safety, Security, and Environment).

“Melalui Grand Safety Talk ini, kami ingin memastikan bahwa seluruh pekerja dan mitra kerja memiliki pemahaman yang sama bahwa keselamatan adalah prioritas utama. Pelaksanaan Pit Stop 2026 harus dilaksanakan dengan aman, sesuai jadwal, dan dengan kualitas terbaik. Kami juga menekankan pentingnya penerapan PIP (Patuh, Intervensi, Peduli), di mana setiap individu tidak hanya patuh terhadap aturan, tetapi juga saling mengingatkan dan peduli terhadap keselamatan rekan kerja,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa penerapan aspek PIP menjadi kunci dalam membangun budaya keselamatan yang kuat dan berkelanjutan. Melalui sikap patuh terhadap prosedur, aktif melakukan intervensi terhadap potensi risiko, serta kepedulian antar pekerja, diharapkan seluruh rangkaian pekerjaan dapat berjalan dengan selamat, lancar, dan bebas dari insiden.

Hal senada disampaikan Manager Production Kilang Plaju, Aryo Wahyu Wicaksono, yang menekankan pentingnya peran aktif seluruh elemen, baik pekerja maupun mitra kerja, dalam menjaga disiplin HSSE di setiap tahapan pekerjaan. “Melalui persiapan yang matang dan kolaborasi yang solid, kami optimis Pit Stop 2026 dapat berjalan lancar tanpa insiden. Budaya keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas” jelas Aryo.

Dalam rangkaian kegiatan Grand Safety Talk ini, disampaikan sejumlah agenda utama yang mendukung kesiapan pelaksanaan Pit Stop, seperti laporan persiapan pelaksanaan Partial Pit Stop, kesiapan release unit operasi, penandatanganan komitmen HSSE dan pelaksanaan Program Keluarga Menyapa sebagai bentuk penguatan dukungan moral dari keluarga terhadap pekerja.

Penandatanganan Komitmen HSSE Pit Stop RU III Plaju mencakup kepatuhan terhadap regulasi dan sistem kerja, penerapan manajemen risiko secara menyeluruh, disiplin terhadap _Corporate Life Saving Rules_, serta penerapan _Stop Work Authority_ (SWA) sebagai upaya pencegahan kecelakaan kerja.

Sebagai bagian dari penguatan budaya keselamatan, Kilang Plaju juga terus mendorong implementasi program PIP (Patuh, Intervensi, Peduli). Program ini menjadi landasan dalam membangun kepedulian antar pekerja untuk saling mengingatkan dan mencegah potensi bahaya sejak dini.

Melalui kegiatan ini, Kilang Plaju menaruh harapan besar agar Pit Stop 2026 dapat terlaksana secara aman dan tepat waktu melalui kolaborasi yang solid dan kepedulian bersama. Dengan diterapkannya budaya HSSE yang kuat, diharapkan setiap proses tidak hanya bebas dari insiden, tetapi juga memberikan hasil kerja yang berkualitas, sehingga kedepannya operasional kilang semakin andal dan terus memberi kontribusi nyata bagi ketahanan energi nasional.(Fer/bs)