Palembang, bisnissumsel.com –
Momentum Ramadan dimanfaatkan Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Melalui partisipasi UMKM binaan dalam ajang Ramadan Village di Palembang Indah Mall pada 6–19 Maret 2026, dua pelaku usaha lokal berhasil mencatatkan omzet hampir Rp17 juta.
Keikutsertaan Madin Collection dan Orchid Bakery dalam kegiatan ini merupakan bagian dari strategi berkelanjutan perusahaan dalam membuka akses pasar, meningkatkan kapasitas usaha, serta mendorong UMKM naik kelas. Upaya ini juga menjadi kontribusi nyata dalam menjawab tantangan nasional terkait penguatan sektor UMKM sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia.
Di tengah dinamika ekonomi global, UMKM dinilai memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja. Oleh karena itu, dukungan terhadap pelaku usaha lokal menjadi semakin relevan, terutama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Madin Collection, UMKM fesyen asal Palembang, menghadirkan berbagai produk berbasis wastra lokal seperti outer, blazer, gamis, dan kemeja. Inovasi mukena yang diluncurkan khusus Ramadan menjadi salah satu produk unggulan yang diminati konsumen menjelang Idulfitri.
Pemilik Madin Collection, Dina Mardiana, mengungkapkan bahwa keikutsertaan dalam program ini memberikan dampak signifikan terhadap pengembangan usaha.
“Kami merasakan manfaat nyata dari program ini, tidak hanya dari sisi penjualan, tetapi juga peningkatan eksposur dan kedekatan dengan konsumen. Ini menjadi langkah penting bagi kami untuk terus berkembang,” ujar Dina.
Sementara itu, Orchid Bakery menawarkan lebih dari 20 varian kue kering premium serta hampers Ramadan yang mampu menarik minat pengunjung. Interaksi langsung dengan konsumen menjadi nilai tambah dalam memperkuat kepercayaan terhadap produk lokal.
Pemilik Orchid Bakery, Rapiq Habibie, menyampaikan bahwa kegiatan ini membuka peluang baru bagi pengembangan bisnisnya.
“Selain meningkatkan penjualan, kami juga mendapatkan masukan langsung dari konsumen yang sangat bermanfaat untuk pengembangan produk ke depan,” jelas Rapiq.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, menegaskan bahwa program pemberdayaan UMKM merupakan bagian integral dari komitmen TJSL perusahaan.
“Pertamina Patra Niaga tidak hanya berfokus pada penyediaan energi, tetapi juga berperan aktif dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Melalui pembinaan UMKM, kami ingin memastikan pertumbuhan ekonomi yang lebih merata dan inklusif,” ujar Rusminto.
Inisiatif ini sejalan dengan pencapaian _Sustainable Development Goals_ (SDGs), khususnya Tujuan 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, serta Tujuan 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Ke depan, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel akan terus memperkuat program pembinaan dan pendampingan UMKM secara berkelanjutan, guna menciptakan ekosistem usaha yang tangguh, adaptif, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun global.
(Fer/bs)













