Bengkulu, bisnissumsel.com –
Kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Kaur. Komitmen PLN Bengkulu dalam menghadirkan listrik yang andal dan berkualitas kini kian nyata dengan diresmikannya Gardu Induk (GI) Bintuhan pada Senin, 9 Februari 2026. Infrastruktur 20 kV ini menjadi salah satu tonggak peningkatan keandalan sistem kelistrikan sekaligus motor penggerak pertumbuhan ekonomi di wilayah paling selatan Provinsi Bengkulu tersebut.
Peresmian GI Bintuhan yang berlokasi di Desa Kasuk Baru, Kecamatan Tetap, dilakukan oleh Unit Pelaksana Proyek (UPP) Sumatera Bagian Selatan 2 PT PLN (Persero) UIP Sumbagsel bersama Pemerintah Kabupaten Kaur, dan turut dihadiri oleh jajaran manajemen PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bengkulu. Kehadiran gardu induk ini menjawab kebutuhan listrik masyarakat yang terus tumbuh, sekaligus memperkuat sistem distribusi yang sebelumnya kerap menghadapi tantangan keandalan.
Bupati Kaur, Gusril Pausi, S.Sos., M.AP., menyampaikan apresiasi atas selesainya proyek vital tersebut. Ia optimistis, beroperasinya GI Bintuhan akan menjadi fondasi penting bagi percepatan pembangunan daerah.
“Harapan kita dengan telah diresmikannya GI Bintuhan ini, persoalan listrik di Kabupaten Kaur dapat teratasi sehingga perekonomian masyarakat semakin lancar dan investasi semakin meningkat,” ujarnya.
Manager UPP Sumbagsel 2 PT PLN (Persero) UIP Sumbagsel, Adi Saputro, menegaskan bahwa beroperasinya GI Bintuhan merupakan wujud nyata komitmen PLN dalam menghadirkan energi yang andal dan berkelanjutan.
“Peresmian ini menjadi momen bersejarah bagi sistem kelistrikan Kaur. GI Bintuhan adalah bagian dari upaya PLN memperkuat infrastruktur ketenagalistrikan agar masyarakat dapat menikmati pasokan listrik yang lebih stabil dan berkualitas. Ini menjadi kado istimewa bagi kemajuan Kabupaten Kaur di tahun 2026,” jelas Adi.
Senada dengan itu, Manager PLN UP3 Bengkulu, Teguh Aang Harmadi, menambahkan bahwa kehadiran GI Bintuhan secara signifikan memperkuat sistem kelistrikan di wilayah kerja PLN UP3 Bengkulu.
“Dengan sistem yang semakin kuat dan tersegmentasi melalui enam penyulang, keandalan pasokan listrik bagi pelanggan di Kabupaten Kaur akan meningkat. Ini merupakan langkah strategis PLN Bengkulu dalam memastikan pelayanan yang prima, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat agar tumbuh lebih pesat,” jelas Teguh.
GI Bintuhan menyalurkan listrik tegangan 20 kiloVolt (kV) melalui enam penyulang, yakni Penyulang Pendapatan, Bagar Hiu, Kince, Lotek, Selimpuk, dan Gelemai. Penamaan tersebut merefleksikan kedekatan PLN dengan kearifan lokal sekaligus menandai cakupan layanan yang luas, mulai dari kawasan tambak udang di pesisir, pusat permukiman di Kecamatan Maje dan Nasal, hingga wilayah pedalaman seperti Muara Sahung dan Kinal.
Dengan pembagian beban melalui enam penyulang, sistem distribusi diharapkan menjadi lebih fleksibel dan andal. Potensi gangguan dapat diminimalisir serta waktu pemulihan (recovery time) menjadi lebih cepat apabila terjadi gangguan jaringan.
General Manager PLN UID Sumatera Selatan, Jambi dan Bengkulu, Adhi Herlambang, menegaskan bahwa penguatan sistem kelistrikan di Kabupaten Kaur merupakan bagian dari strategi besar transformasi layanan PLN Bengkulu.
“Beroperasinya GI Bintuhan menjadi bukti keseriusan PLN Bengkulu dalam meningkatkan keandalan sistem dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Infrastruktur ini tidak hanya menjawab kebutuhan hari ini, tetapi juga disiapkan untuk menopang pertumbuhan ekonomi, investasi, dan pengembangan sektor produktif di masa depan,” ungkap Adhi.
Keberhasilan pembangunan GI Bintuhan tidak lepas dari sinergi dan kolaborasi antara PLN, Pemerintah Kabupaten Kaur, serta dukungan masyarakat setempat, terutama dalam proses pembebasan lahan dan kelancaran pekerjaan konstruksi.
Melalui penguatan infrastruktur ini, PLN Bengkulu menegaskan perannya sebagai penggerak pembangunan daerah. Listrik yang andal bukan sekadar kebutuhan dasar, melainkan fondasi utama bagi terciptanya iklim investasi yang kondusif, terbukanya lapangan kerja baru, serta meningkatnya kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kaur.
(Adi/bs)














