ROHIM TENGGELAM DI SUNGAI MUSI, BASARNAS LAKUKAN PENCARIAN

Empat Lawang, bisnissumsel.com —

Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palembang bersama Tim SAR Gabungan hingga Rabu (7/10/2026) masih melakukan pencarian terhadap seorang warga yang dilaporkan tenggelam di Sungai Musi, Desa Muara Lintang Baru, Kecamatan Pendopo Barat, Kabupaten Empat Lawang.

Korban diketahui bernama Rohim (48), laki-laki. Informasi mengenai kejadian tersebut diterima Basarnas Kantor SAR Palembang pada Rabu (7/10/2026) sekitar pukul 05.15 WIB. Setelah menerima laporan, Basarnas Kantor SAR Palembang segera bergerak menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan.

Berdasarkan informasi yang diterima, kejadian bermula pada Selasa (6/10/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu, korban berpamitan kepada keluarga untuk pergi ke sungai guna menjala ikan. Ketika sedang menjala ikan, korban diduga terpeleset dan jatuh ke Sungai Musi.

Kondisi arus sungai yang deras menyebabkan korban terseret arus hingga akhirnya tenggelam. Upaya pencarian kemudian dilakukan oleh Tim SAR Gabungan setelah menerima laporan kejadian tersebut.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palembang, Raymond Konstantin, S.E., mengatakan bahwa pihaknya telah mengerahkan personel dan sarana untuk mempercepat proses pencarian korban.

“Begitu menerima informasi kejadian, kami langsung mengerahkan personel menuju lokasi untuk melaksanakan operasi SAR. Pencarian dilakukan dengan mengutamakan keselamatan seluruh personel di lapangan, mengingat kondisi arus Sungai Musi cukup deras,” ujar Raymond.

Dalam pelaksanaan operasi SAR, Tim SAR Gabungan melakukan pencarian dengan berbagai metode. Tim penyelam melakukan penyelaman di sekitar lokasi awal korban diduga tenggelam. Selain itu, pencarian juga dilakukan dengan penyisiran permukaan air secara visual menggunakan perahu karet untuk menjangkau area di sekitar lokasi kejadian.

Operasi SAR melibatkan unsur Basarnas Kantor SAR Palembang, TNI/Polri, BPBD, Pemerintah Desa, serta masyarakat setempat.

Hingga saat ini korban masih belum ditemukan. Tim SAR Gabungan akan terus melakukan pencarian dan evaluasi terhadap perkembangan kondisi di lapangan sesuai dengan rencana operasi SAR.

Raymond juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya warga yang beraktivitas di sungai, agar selalu mengutamakan keselamatan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi arus sungai.

“Kami mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sungai agar selalu berhati-hati, terutama ketika kondisi arus deras. Gunakan perlengkapan keselamatan dan jangan memaksakan diri apabila kondisi tidak memungkinkan,”pungkas Raymond.

Operasi SAR akan terus dilakukan secara optimal dengan tetap memperhatikan keselamatan seluruh unsur yang terlibat hingga korban ditemukan. (Ferdi/bs)