Jakarta, bisnissumsel.com –
Gejala kanker ginjal belakangan ramai dibahas setelah kabar duka datang dari penyanyi Vidi Aldiano yang meninggal dunia setelah enam tahun berjuang melawan penyakit tersebut.
Kanker ginjal sendiri umumnya tidak menimbulkan gejala yang signifikan pada tahap awal, sehingga banyak kasus baru terdeteksi ketika penyakit sudah memasuki stadium lebih lanjut.
Dikutip dari The University of Texas MD Anderson Cancer Center, sebagian besar kasus bahkan ditemukan saat pasien menjalani pemeriksaan atau pengobatan untuk kondisi lain, seperti batu ginjal atau nyeri punggung. Jika gejala muncul, tanda-tandanya bisa berbeda pada setiap orang. Adapun salah satunya muncul darah dari urine atau disebut hematuria.
Kondisi ini Ini merupakan gejala kanker ginjal yang paling umum. Hematuria sering membuat urine tampak berwarna kecokelatan seperti karat atau merah tua. Namun pada beberapa kasus, darah tidak terlihat dengan mata telanjang.
Hematuria juga tidak selalu menandakan kanker ginjal karena bisa disebabkan oleh kondisi lain, seperti batu ginjal atau infeksi saluran kemih. Karena itu, siapa pun yang mengalami hematuria sebaiknya memeriksakan diri ke dokter.
Senada, spesialis penyakit dalam konsultan hematologi-onkologi dr Andhika Rachman SpPD-KHOM menjelaskan, ketika tumor mulai membesar dan berkembang, gejala biasanya akan mulai muncul. Dalam dunia medis, dikenal istilah ‘triad klasik’ pada kanker ginjal, yakni tiga gejala yang paling sering dikaitkan dengan penyakit ini.
“Beberapa gejala yang dapat muncul antara lain darah dalam urine dalam urine atau hematuria, nyeri di daerah pinggang atau punggung bagian samping, dan benjolan di area perut atau pinggang,” jelas dr Andhika kepada detikcom, Minggu (9/3/2026).
“Ketiga tanda ini dikenal sebagai ‘triad klasik’ kanker ginjal, meskipun pada praktiknya hanya muncul pada sebagian kecil pasien,” tandasnya.
(suc/up/detik)















