Herman Deru Tegaskan Silaturahmi Ulama, Umara, dan Umat Kunci Menjaga Persatuan di Sumsel

OKI, bisnissumsel.com –

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru menegaskan pentingnya memperkuat silaturahmi antara ulama, umara, dan umat sebagai kunci dalam menjaga persatuan serta menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis di Sumatera Selatan.

Penegasan tersebut disampaikan Herman Deru saat menghadiri Pengajian Akbar dalam rangka Harlah ke-14 Idaroh Syubiyah JATMAN (Jemaah Ahli Thoriqoh Al Muktabarah An Nahdliyah) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan Haul Akbar Syekh Abdul Qadir Al-Jailani, Syekh Bahauddin An-Naqsabandi, serta para masyayih se-Kabupaten OKI di Lapangan Sport Center Tugumulyo, Kabupaten OKI, Minggu (26/7/2026).

Kegiatan yang dihadiri ribuan jemaah tersebut turut dihadiri Bupati OKI H. Muchendi, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten OKI, para ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pengurus JATMAN dari berbagai wilayah di Kabupaten OKI.

Dalam sambutannya, Herman Deru mengatakan pengajian akbar dan haul memiliki makna strategis karena tidak hanya menjadi agenda keagamaan, tetapi juga menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah serta memperkuat sinergi antara pemerintah, ulama, dan masyarakat.

Saya pikir pertemuan ini tentu harus kita lanjutkan ke depan, mungkin dengan tema yang berbeda dan tempat yang berbeda. Namun hasrat kita untuk membangun silaturahmi antara ulama, umara, dan umat harus terus terjaga,” ujar Herman Deru.

Ia juga memberikan apresiasi kepada keluarga besar JATMAN. Menurutnya, JATMAN Kabupaten OKI dan JATMAN Kabupaten OKU Timur merupakan organisasi yang memiliki jumlah jemaah sangat besar di Sumatera Selatan sehingga mampu menjaga eksistensi organisasi sekaligus semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

Herman Deru menegaskan, pergantian kepemimpinan, baik di tingkat pusat maupun daerah, tidak boleh mengurangi semangat kebersamaan. Yang harus terus dijaga adalah silaturahmi, pelestarian ajaran para masyayih, serta pengamalan nilai-nilai hablum minallah dan hablum minannas dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai bentuk dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan keagamaan tersebut, Herman Deru menyerahkan bantuan sebesar Rp25 juta. Bantuan itu kemudian ditambah oleh Bupati OKI H. Muchendi sebesar Rp10 juta sehingga total bantuan yang diterima panitia mencapai Rp35 juta

Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat. Jika kebutuhan kegiatan sudah terpenuhi, sisanya bisa dimanfaatkan untuk kas organisasi agar kegiatan keagamaan dapat terus berjalan,” katanya.

Di penghujung sambutannya, Herman Deru mengapresiasi panitia dan seluruh peserta yang hadir. Menurutnya, kekompakan panitia serta antusiasme masyarakat menjadi bukti bahwa kecintaan kepada para ulama, penghormatan terhadap para masyayih, dan semangat persatuan umat tetap terpelihara di Sumatera Selatan.(Adi/bs)