Kayuagung, bisnissumsel.com –
Memasuki musim penghujan yang kerap disertai angin kencang, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Ogan Ilir terus memperkuat pelayanan kepada masyarakat dengan memastikan jaringan listrik tetap andal dan aman. Salah satu langkah yang dilakukan adalah penggantian Load Break Switch (LBS) di Desa Tanjung Rancing, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).
Pekerjaan tersebut dilakukan sebagai bagian dari pemeliharaan terencana agar jaringan tetap siap melayani kebutuhan listrik masyarakat. LBS merupakan peralatan pada jaringan distribusi yang membantu pengaturan dan pengamanan aliran listrik. Dengan peralatan yang bekerja optimal, kontinuitas pasokan listrik kepada pelanggan dapat lebih terjaga.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB), Diksi Erfani Umar, mengatakan menjaga keandalan jaringan merupakan bagian penting dari pelayanan kepada masyarakat, terutama saat kondisi cuaca mulai berubah.
“Bagi kami, pelayanan tidak hanya hadir ketika pelanggan menyampaikan gangguan. Justru pekerjaan preventif seperti ini menjadi bagian penting agar masyarakat tetap dapat beraktivitas dengan nyaman dan pasokan listrik tetap terjaga,” ujar Diksi.
Menurut Diksi, kesiapan jaringan dibangun melalui inspeksi, pemeliharaan, dan peremajaan peralatan yang dilakukan secara berkala sesuai kondisi di lapangan.
“Kami ingin memastikan jaringan selalu siap melayani. Ketika ada peralatan yang perlu diperbarui, kami tindak lanjuti lebih awal agar kualitas pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga,” lanjutnya.
Dalam proses penggantian LBS Tanjung Rancing di Penyulang Ancol, petugas menggunakan mobil crane untuk membantu pengangkatan dan pemasangan peralatan. Seluruh tahapan pekerjaan dilaksanakan sesuai prosedur, dengan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap serta mengutamakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Pekerjaan ini juga menjadi bagian dari kesiapan PLN menghadapi musim penghujan, saat kondisi seperti hujan deras, angin kencang, serta pohon atau benda asing yang mengenai jaringan dapat memengaruhi penyaluran listrik.
Sejalan dengan itu, PLN mengajak masyarakat ikut menjaga keselamatan kelistrikan di lingkungan sekitar. Warga diimbau tidak berteduh di bawah pohon yang berada dekat jaringan listrik, di sekitar tiang, kabel, maupun gardu listrik saat hujan disertai angin kencang.
Instalasi listrik di rumah juga perlu dijaga tetap kering. Stopkontak, kabel sambungan, dan peralatan listrik sebaiknya dijauhkan dari paparan air maupun genangan. Apabila air mulai memasuki rumah dan mendekati instalasi listrik, masyarakat diminta mengamankan sumber listrik apabila kondisinya memungkinkan untuk dilakukan dengan aman.
Masyarakat juga perlu menghindari menyentuh pagar, tiang, atap berbahan logam, atau benda penghantar listrik lainnya apabila berada dekat dengan jaringan listrik, terutama dalam kondisi basah. Jika terlihat kabel listrik menyentuh atau berada sangat dekat dengan benda tersebut, masyarakat diminta menjaga jarak dan tidak mencoba memindahkannya sendiri.
“Pelayanan yang baik juga membutuhkan kepedulian bersama. Jika masyarakat menemukan kabel menjuntai, tiang miring, pohon mengenai jaringan, atau kondisi lain yang perlu ditangani, jangan mendekat dan segera laporkan kepada PLN agar petugas dapat melakukan pemeriksaan,” kata Diksi.
Laporan gangguan maupun kondisi jaringan dapat disampaikan melalui aplikasi PLN Mobile atau kanal resmi PLN lainnya.
Melalui pemeliharaan dan peremajaan jaringan secara terencana, PLN UP3 Ogan Ilir terus berupaya menjaga kualitas pelayanan kelistrikan agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman, nyaman, dan didukung pasokan listrik yang andal.
(Ferdi/bs)















