Lahat, bisnissumsel.com–
Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palembang melakukan pencarian terhadap seorang warga yang diduga tenggelam di aliran Sungai Lematang, tepatnya di Desa Tanjung Jambu, Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.
Korban diketahui bernama Zubaidi (46), laki-laki, warga Desa Tanjung Jambu. Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (5/5) sekitar pukul 08.00 WIB. Saat itu, korban pergi ke sungai untuk mencuci sepeda motor. Diduga, ketika mengambil air untuk membasuh kendaraan, korban terpeleset hingga terjatuh ke sungai, kemudian terseret arus dan tenggelam.
Seorang warga yang berada di sekitar lokasi sempat mendengar teriakan minta tolong dari korban. Namun, saat didatangi, korban sudah tidak terlihat di permukaan air.
Basarnas Kantor SAR Palembang menerima laporan kejadian tersebut pada pukul 14.30 WIB dan segera mengerahkan tim rescue ke lokasi untuk melakukan operasi pencarian.
Upaya pencarian dilakukan dengan metode penyisiran permukaan air menggunakan perahu karet (LCR). Tim SAR Gabungan yang terlibat terdiri dari Basarnas Kantor SAR Palembang, TNI/Polri, BPBD, pemerintah desa, relawan, serta masyarakat setempat.
Operasi pencarian dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU). SRU 1 dan SRU 2 melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Lematang dengan cakupan area sekitar 5 kilometer persegi, meliputi sisi kanan dan kiri sungai, serta melakukan penyebaran informasi kepada masyarakat di sepanjang pesisir sungai.
Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin, menyampaikan bahwa pencarian masih terus dilakukan secara maksimal.
“Seluruh unsur SAR gabungan telah kami kerahkan untuk mempercepat proses pencarian. Kami berharap korban dapat segera ditemukan,” ujarnya.
Hingga berita ini disampaikan, korban masih belum ditemukan dan operasi pencarian masih terus berlangsung.
Basarnas mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dan mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama pada kondisi arus yang berpotensi membahayakan. (HMS)
















