Kasus Campak ‘Menggila’ di AS, New York Tetapkan Status Darurat

Foto: Ilustrasi campak (Getty Images/Marina Demidiuk)

Jakarta, bisnissumsel.com –

Amerika Serikat kini mengalami tahun terburuk untuk kasus campak sejak 1991. Menurut CDC, per 1 Oktober, terdapat 3.887 kasus campak yang terkonfirmasi.

Dikutip dari laman CNN, Gubernur New York Kathy Hochul menetapkan status darurat bencana di seluruh negara bagian pada Senin (5/10/2026) akibat wabah campak. Deklarasi tersebut menjadi yang pertama dikeluarkan oleh negara bagian di AS sejak kasus campak mulai melonjak pada 2025.

New York juga memperluas cakupan tenaga kesehatan yang diperbolehkan memberikan vaksin campak, gondongan, dan rubella (MMR) seiring meningkatnya kasus di wilayah pedesaan.

New York telah melaporkan 108 kasus campak hingga 3 Oktober, termasuk 92 kasus sejak 15 Juli di komunitas pedesaan yang memiliki tingkat cakupan imunisasi rendah di 18 county.

Sebanyak tujuh kasus berada di Kota New York dan 101 kasus lainnya berada di wilayah lain negara bagian tersebut. Sejak 15 Juli, departemen kesehatan setempat telah memberikan lebih dari 1.000 dosis vaksin MMR kepada masyarakat di daerah pedesaan.

Sebelumnya, campak dinyatakan telah dieliminasi di AS pada 2000. Selama 25 tahun berikutnya, rata-rata hanya ada 180 kasus campak per tahun di seluruh negara.

Namun, campak mulai kembali merebak secara signifikan pada 2025. Wabah di New York juga bukan yang terbesar yang dialami Amerika Serikat dalam dua tahun terakhir. Tahun lalu, sedikitnya 762 kasus tercatat terkait wabah di Texas Barat. Sementara itu, wabah di South Carolina mencapai hampir 1.000 kasus sebelum dinyatakan berakhir pada April.

Sementara itu, Pennsylvania juga tengah berjuang melawan wabah yang menyebar cepat, dengan 977 kasus dan lima kematian per 2 Oktober. Sebagian besar kasus terjadi di daerah pedesaan yang berbatasan dengan New York.

Pada Senin, pejabat kesehatan Pennsylvania mengatakan bahwa total kasus di negara bagian tersebut telah melampaui 1.000 kasus. Jumlah itu menjadikan wabah tersebut sebagai yang terbesar di Pennsylvania dalam lebih dari tiga dekade.

(elk/naf/detik)