Perkuat Kompetensi dan Budaya K3, PLN ULP Muara Aman Dorong Layanan yang Semakin Andal

Lebong, bisnissumsel.com –

Pelayanan listrik yang andal tidak hanya ditentukan oleh kesiapan jaringan, tetapi juga oleh kompetensi petugas yang bekerja di lapangan dan budaya keselamatan yang diterapkan dalam setiap pekerjaan. Untuk memperkuat dua aspek tersebut, PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Muara Aman menggelar Kampus Yantek Semester II Tahun 2026 bertempat di Kantor PLN ULP Muara Aman.

Kegiatan bertema “Tingkatkan Kompetensi, Utamakan K3, Hadirkan Pelayanan Terbaik” ini diikuti petugas Pelayanan Teknik (Yantek) ULP Muara Aman. Selain menjadi ruang penguatan kemampuan teknis, Kampus Yantek juga menekankan pentingnya penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) secara konsisten dalam setiap tahapan pekerjaan.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB), Diksi Erfani Umar, mengatakan kompetensi dan keselamatan merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan dalam pelayanan kelistrikan.

“Petugas yang kompeten harus bekerja dengan cara yang aman. Bagi PLN, kualitas pelayanan bukan hanya soal seberapa cepat pekerjaan diselesaikan, melainkan juga bagaimana setiap proses dilaksanakan dengan benar, sesuai prosedur, dan tetap mengutamakan keselamatan,” ujar Diksi.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapat penguatan kompetensi mengenai identifikasi potensi bahaya, pemeriksaan kelayakan peralatan, penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP), serta pentingnya komunikasi dan koordinasi antarpersonel saat bekerja di lapangan.

Manajer PLN ULP Muara Aman, Agung Subekti, mengatakan Kampus Yantek menjadi bagian dari upaya menjaga kesiapan petugas dalam menghadapi berbagai kondisi pekerjaan.

“Petugas Yantek merupakan garda terdepan dalam menjaga keandalan pelayanan kelistrikan. Karena itu, kemampuan teknis harus didukung dengan kepatuhan terhadap SOP dan penerapan K3 yang konsisten. Kami ingin setiap petugas bekerja secara profesional, aman, dan mampu memberikan pelayanan yang cepat serta tepat kepada pelanggan,” ujar Agung.

Kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk memperkuat kebiasaan kerja yang disiplin, mulai dari persiapan pekerjaan hingga penyelesaian di lapangan. Dengan pemahaman yang semakin baik, petugas diharapkan mampu mengenali risiko lebih dini dan mengambil langkah yang tepat saat menghadapi berbagai situasi pekerjaan.

Dari tempat terpisah, Manajer PLN UP3 Bengkulu, Teguh Aang Harmadi, menegaskan bahwa pengembangan kompetensi petugas perlu dilakukan secara berkelanjutan karena kebutuhan pelayanan terus berkembang.

“Budaya K3 harus menjadi kebiasaan, bukan sekadar kewajiban prosedural. Dengan petugas yang kompeten dan mengutamakan keselamatan, PLN dapat menjaga keandalan listrik sekaligus memberikan pelayanan yang semakin baik kepada pelanggan,” ungkap Teguh.

Melalui Kampus Yantek Semester II Tahun 2026, PLN ULP Muara Aman terus mendorong lahirnya petugas yang kompeten, disiplin, dan berorientasi pada keselamatan. Penguatan tersebut diharapkan dapat diterapkan secara konsisten dalam pekerjaan sehari-hari sehingga kualitas layanan kelistrikan kepada masyarakat terus meningkat.

(Ferdi/bs)