PLN UID S2JB Gandeng Polda Bengkulu Perkuat Pengamanan Infrastruktur Listrik dan Dukung Stabilitas Daerah

BENGKULU, bisnissumsel.com –

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB) memperkuat koordinasi dengan Kepolisian Daerah (Polda) Bengkulu guna mendukung keamanan infrastruktur ketenagalistrikan dan menjaga keandalan pasokan listrik yang menjadi tulang punggung aktivitas masyarakat serta pembangunan daerah.

Komitmen tersebut dibahas dalam audiensi jajaran PLN UID S2JB yang dipimpin General Manager PLN UID S2JB, Diksi Erfani Umar, dengan Kapolda Bengkulu, Irjen Pol. Mardiyono, bertempat di Markas Polda Bengkulu.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolda Bengkulu menegaskan bahwa hubungan antara PLN dan Kepolisian memiliki keterkaitan yang sangat erat karena listrik merupakan kebutuhan mendasar yang menopang berbagai aktivitas masyarakat, pelayanan publik, hingga sektor ekonomi.

Kapolda menyampaikan bahwa Polda Bengkulu membuka ruang koordinasi seluas-luasnya bagi PLN dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. Dukungan tersebut akan diperkuat hingga tingkat kewilayahan agar komunikasi antara PLN dan jajaran kepolisian dapat berjalan lebih cepat dan efektif.

“Keandalan listrik memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas aktivitas masyarakat. Karena itu, kami siap mendukung dan memperkuat koordinasi dengan PLN, baik di tingkat Polda maupun hingga jajaran Polres dan Polsek,” ujarnya.

General Manager PLN UID S2JB, Diksi Erfani Umar, menjelaskan bahwa sebagai perusahaan yang berinteraksi langsung dengan masyarakat, PLN kerap menghadapi berbagai tantangan di lapangan, mulai dari pengamanan aset ketenagalistrikan hingga dinamika sosial yang menyertai pembangunan infrastruktur kelistrikan.

Menurutnya, dukungan aparat keamanan menjadi salah satu faktor penting untuk memastikan pelayanan listrik dapat berjalan secara aman, andal, dan berkelanjutan.

“Kami mengapresiasi dukungan Polda Bengkulu yang selama ini telah terjalin dengan baik. Sinergi ini penting untuk menjaga objek vital ketenagalistrikan, mendukung kelancaran program pembangunan, serta memastikan masyarakat memperoleh layanan listrik yang semakin andal,” kata Diksi.

Dalam kesempatan tersebut, PLN juga menyampaikan bahwa kondisi pasokan daya pada sistem kelistrikan Sumatera saat ini berada dalam kondisi aman dengan cadangan daya yang mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi.

Selain menjaga keandalan sistem eksisting, PLN juga tengah menjalankan program perluasan akses listrik di Bengkulu melalui pembangunan jaringan listrik desa yang akan menjangkau 25 lokasi. Program ini menjadi bagian dari upaya PLN menghadirkan akses energi yang merata sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah yang belum terlayani secara optimal.

PLN turut mengharapkan dukungan Polda Bengkulu dalam pengamanan pelaksanaan program tersebut agar proses pembangunan dapat berjalan lancar dan tepat waktu.

Tidak hanya itu, PLN dan Polda Bengkulu juga sepakat memperkuat koordinasi menjelang berbagai kegiatan berskala besar yang diselenggarakan di Provinsi Bengkulu. Informasi yang tersampaikan lebih awal memungkinkan PLN melakukan langkah antisipatif untuk memastikan keandalan pasokan listrik selama kegiatan berlangsung.

Diksi menegaskan bahwa sinergi antara PLN dan Kepolisian tidak hanya berfokus pada aspek pengamanan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama menjaga stabilitas pelayanan publik dan mendukung iklim investasi yang kondusif di Bengkulu.

“Kami percaya keandalan kelistrikan dan situasi keamanan yang kondusif merupakan dua faktor yang saling mendukung dalam mendorong pembangunan daerah. Karena itu, kolaborasi ini akan terus kami perkuat demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tutup Diksi.

(Ferdi/bs)