Jakarta, bisnissumsel.com –
Menjaga kesehatan ginjal dapat dimulai dari kebiasaan sederhana, termasuk memperhatikan minuman yang dikonsumsi pada pagi hari. Asupan cairan yang cukup membantu tubuh tetap terhidrasi dan mendukung ginjal dalam menjalankan fungsinya.
Ada beberapa pilihan minuman yang dapat menjadi bagian dari pola hidup sehat. Berikut di antaranya:
1. Air Putih
Air sangat penting untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan. Dikutip dari laman Health, air juga diperlukan agar ginjal bisa berfungsi dan menyaring limbah dengan benar.
“Minum air putih bisa membantu mengencerkan urine dan menekan hormon, yang jika meningkat secara kronis dikaitkan dengan fungsi ginjal yang buruk,” kata ahli gizi Caitlin Beale, MS, RDN.
Air juga membantu menjaga hidrasi tanpa memengaruhi kadar gula darah. Hal ini berbeda dengan minuman manis yang dikaitkan dengan dua faktor risiko penyakit ginjal kronis, yaitu diabetes tipe 2 dan penyakit kardiovaskular.
2. Kopi
Kopi bisa dimasukkan ke dalam rutinitas pagi yang mendukung kesehatan ginjal. Namun, hindari penggunaan sirup atau gula tambahan dalam jumlah besar.
Penelitian telah mengaitkan konsumsi kopi dan kafein dengan peluang yang lebih rendah untuk mengalami penyakit ginjal kronis.
Meski asupan kafein dalam jumlah sedang umumnya dianggap aman bagi sebagian besar orang dewasa, perlu diingat bahwa konsumsi kafein berlebihan bisa meningkatkan tekanan darah pada beberapa orang. Dalam jangka panjang, tekanan darah tinggi bisa merusak pembuluh darah di ginjal.
3. Teh Hijau
Teh hijau tanpa pemanis merupakan minuman yang baik untuk kesehatan jantung, yang juga menjadikannya pilihan yang tepat bagi kesehatan ginjal.
Tak hanya menghidrasi, teh hijau juga menyediakan senyawa tumbuhan bermanfaat yang disebut polifenol. Salah satu kelompok khususnya adalah katekin, yang memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi serta bisa mendukung fungsi pembuluh darah yang sehat. Hal ini bisa bermanfaat untuk kesehatan jantung dan ginjal.
“Teh hijau mengandung sekitar 29 miligram kafein per cangkir, jauh lebih sedikit daripada kopi, sehingga bisa menjadi minuman pagi yang baik bagi orang yang lebih sensitif terhadap kafein,” kata Caitlin.
4. Susu Kedelai Tawar
Susu kedelai kaya akan protein nabati, yang membantu seseorang merasa kenyang lebih lama. Rasa kenyang tersebut bisa membantu mengelola berat badan, yang merupakan cara penting untuk membantu mencegah penyakit ginjal kronis. Secara umum, penelitian menunjukkan bahwa asupan protein nabati yang tinggi bisa menurunkan risiko penyakit ginjal kronis hingga 23 persen.
Namun, bagi pengidap penyakit ginjal, penting untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum menambahkan susu kedelai ke dalam diet. Minuman ini mengandung kalium dan fosfor, yang mungkin tidak aman tergantung pada fungsi ginjal seseorang.
5. Kefir
Kefir adalah minuman mirip yoghurt yang mengandung protein, kalsium, dan bakteri sehat yang disebut probiotik.
Penelitian menunjukkan bahwa makanan dan minuman fermentasi, seperti kefir, berpotensi mendukung kesehatan mikrobioma usus, yaitu kumpulan mikroorganisme yang hidup di saluran pencernaan.
Para ilmuwan juga tengah mempelajari hubungan antara kesehatan usus dan ginjal yang dikenal sebagai gut-kidney axis atau sumbu usus-ginjal.
Ketidakseimbangan bakteri di dalam usus diduga dapat memicu peradangan serta meningkatkan produksi senyawa tertentu yang berpotensi berdampak buruk pada kesehatan ginjal.
6. Teh Hitam
Teh hitam menghidrasi dan mengandung flavonoid, yaitu senyawa tumbuhan antioksidan yang dikaitkan dengan kesehatan jantung dan ginjal yang lebih baik.
Penelitian tahun 2023 menemukan bahwa orang yang minum teh memiliki risiko lebih rendah terkena cedera ginjal akut. Manfaat terbesar terlihat pada konsumsi sekitar 3,5 cangkir per hari. Namun, studi ini bersifat observasional sehingga tidak serta-merta membuktikan bahwa teh itu sendiri yang memberikan manfaat tersebut.
(elk/up/detik)
















