Kenapa Gampang Diare Saat Lebaran? Dokter Ungkap Biang Keroknya

1
Ilustrasi (Foto: Getty Images/iStockphoto/Phira Phonruewiangphing)

Jakarta, bisnissumsel.com –

Momen Lebaran tentu identik dengan beragam makanan dan minuman khas, mulai dari yang manis, gurih, hingga pedas. Namun, di balik kenikmatan itu, tak sedikit orang yang mengeluhkan gangguan pencernaan, salah satunya diare.

Pakar penyakit pencernaan dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Prof Dr dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH mengatakan banyaknya keluhan diare saat Lebaran disebabkan oleh tubuh yang masih beradaptasi setelah satu bulan berpuasa.

“Pertama adalah diare, terutama setelah mengonsumsi makanan yang pedas-pedas. Kita tahu dalam satu bulan terakhir ini, kita mengurangi makanan yang pedas-pedas,” kata Prof Ari dikutip dari akun Instagram atas izin yang bersangkutan, Rabu (25/3/2026).

“Dalam beberapa hari pertama di Bulan Syawal ini mulailah kita mengonsumsi makanan yang pedas-pedas dan ini akan merangsang terjadinya diare,” sambungnya.

Prof Ari menambahkan bahwa kondisi ini kerap disebut dengan Irritable Bowel Syndrome (IBS) atau sindrom iritasi usus adalah gangguan fungsional kronis pada usus besar yang ditandai dengan nyeri perut berulang, kembung, dan perubahan pola buang air besar.

“Oleh karena itu, kalau memang hobi makan cabai itu ada pada teman-teman sekalian, maka kita haru melakukannya secara bertahap,” kata Prof Ari.

Namun, jika diare atau gangguan pencernaan lain masih tetap terjadi, lanjut Prof Ari, maka lebih bijak untuk menghentikan mengonsumsi makanan-makanan yang diduga menjadi pemicu.

“Kita mesti setop, jangan dilanjutkan,” tutupnya.

(dpy/kna/detik)