Hindari 5 Kesalahan Ini, Jalan Kaki Bisa Bantu Panjangkan Umur-Turunkan BB

Foto: (Ilustrasi jalan kaki) Getty Images/zoff-photo

Jakarta, bisnissumsel.com –

Jalan kaki menjadi cara yang baik untuk menggerakkan tubuh dan menjernihkan pikiran. Tapi, jika dilakukan dengan salah, hal tersebut bisa malah menimbulkan kerugian dibanding manfaatnya.

Penulis buku Walk, Dr Milica McDowell, ada sebuah panduan yang bisa dilakukan untuk mendapatkan manfaat maksimal dari jalan kaki.

“Berjalan kaki memiliki manfaat kesehatan yang luar biasa untuk kesejahteraan Anda hari ini dan umur panjang Anda di masa depan,” katanya.

“Berjalan kaki meningkatkan setiap sistem dalam tubuh Anda – usus, muskuloskeletal, kesehatan mental, hormon Anda – sehingga memiliki kekuatan luar biasa untuk membantu mengoptimalkan kondisi Anda.”

Jalan kaki juga mendukung penurunan berat badan karena low impact dan memiliki intensitas rendah. Aktivitas ini juga meningkatkan kreativitas dan mengurangi stres. Tapi sejumlah kesalahan ini bisa membuat manfaat jalan kaki berkurang.

1. Jalan Kaki sambil Bermain Handphone

Berjalan kaki sambil scrolling layar ponsel sangat berbahaya. Sebab, seseorang menjadi kurang menyadari lingkungan sekitar dan lebih rentan mengalami kecelakaan.

“Anda bisa menginjak lubang di jalan. Anda bisa tertabrak mobil. Anda bisa tersandung sesuatu. Anda bisa menabrak seseorang,” katanya. “Berjalan kaki sambil bermain media sosial sebenarnya merupakan krisis kesehatan masyarakat.”

Hal ini juga membuat leher berada dalam posisi menunduk, membuat kepala terasa lebih berat. Menurut McDowell, hal ini bisa menjadi masalah pada orang yang merasakan nyeri leher, nyeri punggung, atau nyeri bahu.

2. Menggunakan Sepatu yang Salah

McDowell merekomendasikan untuk mengenakan sepatu yang dirancang untuk berjalan kaki untuk membantu menjaga keseimbangan dan melindungi kesehatan muskuloskeletal.

Menurutnya sepatu tersebut haus membuat jari-jari kaki memiliki ruang untuk bergerak bebas dalam bagian depan yang lebar. Ruang di antara setiap jari kaki mengaktifkan lebih banyak otot di kaki dan menciptakan cara berjalan yang lebih sehat.

3. Tidak Menyeimbangkan Rutinitas

Berjalan kaki melibatkan otot-otot penting yang mendukung stabilitas dan mobilitas. Namun, berjalan kaki bukan satu-satunya bentuk olahraga. Menggabungkan latihan kekuatan dan bentuk gerakan lainnya bisa membantu mencegah cedera, meningkatkan keseimbangan, dan membangun kebugaran.

“Suatu pilar kesehatan mencakup minum air yang cukup, mengonsumsi nutrisi yang sehat, dan tidur yang cukup – dan berjalan kaki dapat ditambahkan ke aktivitas lainnya,” katanya.

(elk/up/detik)