Jakarta, bisnissumsel.com –
Kepedulian terhadap sesama termasuk ajaran yang ditekankan dalam Islam. Allah SWT memerintahkan umat-Nya untuk berbuat baik kepada keluarga, kerabat, tetangga, dan orang-orang di sekitar sebagaimana disebutkan dalam Surah An-Nisa ayat 36. Allah SWT berfirman:
۞ وَاعْبُدُوا اللّٰهَ وَلَا تُشْرِكُوْا بِهٖ شَيْـًٔا وَّبِالْوَالِدَيْنِ اِحْسَانًا وَّبِذِى الْقُرْبٰى وَالْيَتٰمٰى وَالْمَسٰكِيْنِ وَالْجَارِ ذِى الْقُرْبٰى وَالْجَارِ الْجُنُبِ وَالصَّاحِبِ بِالْجَنْۢبِ وَابْنِ السَّبِيْلِۙ وَمَا مَلَكَتْ اَيْمَانُكُمْ ۗ اِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ مَنْ كَانَ مُخْتَالًا فَخُوْرًاۙ
Wa’budullāha wa lā tusyrikū bihī syai’aw wa bil-wālidaini iḥsānaw wa biżil-qurbā wal-yatāmā wal-masākīni wal-jāri żil-qurbā wal-jāril-junubi waṣ-ṣāḥibi bil-jambi wabnis-sabīl(i), wa mā malakat aimānukum, innallāha lā yuḥibbu man kāna mukhtālan fakhūrā(n).
Artinya: Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun. Berbuat baiklah kepada kedua orang tua, karib kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga dekat dan tetangga jauh, teman sejawat, ibnusabil, serta hamba sahaya yang kamu miliki. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang sombong lagi sangat membanggakan diri.
Ayat tersebut mengajarkan pentingnya berbuat baik dan memperhatikan sesama. Salah satu ajaran yang dianjurkan dalam Islam adalah menjenguk orang sakit.
Dalam buku As-Suluk Al-Ijtima’i (Fikih Sosial) karya Syaikh Hasan Ayyub disebutkan riwayat dari Ali RA mengenai keutamaan menjenguk orang sakit.
“Tidak ada seorang pun yang menjenguk orang sakit di malam hari, kecuali akan keluar bersamanya tujuh puluh ribu malaikat yang memohonkan ampunan untuknya hingga pagi, dan baginya ada kebun di surga. Dan barangsiapa yang menjenguknya di pagi hari, maka akan keluar bersamanya tujuh puluh ribu malaikat yang memohonkan ampunan untuknya hingga malam, dan baginya ada kebun di surga.” (HR. At-Tirmidzi)
Bacaan Doa Menjenguk Orang Sakit
Ketika menjenguk orang sakit, Rasulullah SAW mengajarkan umatnya untuk memberikan perhatian, dukungan, serta memanjatkan doa kesembuhan kepada Allah SWT.
Dalam Kitab Al-Adzkar karya Imam An-Nawawi, terdapat beberapa doa yang bersumber dari riwayat Rasulullah SAW untuk dibaca ketika menjenguk orang sakit. Berikut beberapa doa yang dapat dibaca untuk memohon kesembuhan bagi orang yang sedang sakit.
1. Doa Kesembuhan untuk Orang Sakit
Rasulullah SAW mengajarkan doa agar penyakit diangkat dan Allah SWT memberikan kesembuhan.
اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَأْسَ اشْفِ أَنْتَ الشَّافِي لَا شَافِيَ إلَّا أَنْتَ شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقْمًا
Allāhumma rabban nāsi, adzhibil ba’sa. Isyfi antas syāfi. Lā syāfiya illā anta syifā’an lā yughādiru saqaman.
Artinya, “Tuhanku, Tuhan manusia, hilangkanlah penyakit. Berikanlah kesembuhan karena Engkau adalah penyembuh. Tiada yang dapat menyembuhkan penyakit kecuali Engkau dengan kesembuhan yang tidak menyisakan rasa nyeri.”
2. Doa Ruqyah untuk Orang Sakit
Dalam riwayat lain, Rasulullah SAW membaca doa ini ketika meruqyah sahabat yang sedang sakit.
امْسَحِ الْبَأْسَ رَبَّ النَّاسِ بِيَدِك الشِّفَاءُ لَا كَاشِفَ لَهُ إلَّا أَنْتَ
Imsahil ba’sa rabban nāsi. Bi yadikas syifā’u. Lā kāsyifa lahū illā anta.
Artinya, “Tuhan manusia, sapulah penyakit ini. Di tangan-Mu lah kesembuhan itu. Tidak ada yang dapat mengangkatnya kecuali Engkau.”
3. Doa Memohon Kesembuhan
Rasulullah SAW juga pernah mendoakan sahabat Sa’ad bin Abi Waqqash RA ketika beliau sakit. Dalam doa tersebut, Rasulullah SAW menyebut nama Sa’ad secara langsung agar diberikan kesembuhan oleh Allah SWT.
اللَّهُمَّ اشْفِ سَعْدًا، اللَّهُمَّ اشْفِ سَعْدًا، اللَّهُمَّ اشْفِ سَعْدًا
Allāhummasyfi Sa’dan. Allāhummasyfi Sa’dan. Allāhummasyfi Sa’dan.
Artinya, “Ya Allah, sembuhkanlah Sa’ad. Ya Allah, sembuhkanlah Sa’ad. Ya Allah, sembuhkanlah Sa’ad.”
4. Doa Memohon Ampunan dan Kesehatan
Selain memohon kesembuhan, seorang muslim juga dapat membaca doa yang berisi permintaan ampunan, rahmat, petunjuk, kesehatan, dan rezeki dari Allah SWT.
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي ، وَارْحَمْنِي ، وَاهْدِني ، وَعَافِني ، وَارْزُقْنِي
Allahummaghfirlii, warhamnii, wahdinii, wa ‘aafinii, warzuqnii.
Artinya: “Ya Allah, ampunilah aku, kasihanilah aku, berilah petunjuk kepadaku, selamatkanlah aku (dari berbagai penyakit), dan berikanlah rezeki kepadaku.”
5. Doa Saat Menjenguk Orang Sakit
Saat menjenguk orang sakit, Rasulullah SAW mengajarkan doa agar Allah SWT memberikan kebaikan dan menjadikan sakit yang dialami sebagai jalan mendapatkan rahmat-Nya.
لَا بَأْسَ طَهُوْرٌ إِنْ شَاءَ اللهُ
Lā ba’sa thahūrun insyā’allāhu.
Artinya, “(Semoga) tidak apa-apa (sakit), semoga suci dengan kehendak Allah.”
(inf/erd/detik)















