Dokter UGD Ungkap 5 Rasa Nyeri yang Tidak Boleh Diabaikan

Foto: Getty Images/iStockphoto/Anut21ng

Jakarta, bisnissumsel.com –

Nyeri sering kali dianggap sebagai keluhan yang akan membaik dengan sendirinya. Padahal, dalam beberapa kasus, rasa sakit pada bagian tubuh tertentu bisa menjadi tanda adanya kondisi medis serius yang membutuhkan penanganan segera.

Penting untuk tidak mengabaikan nyeri yang muncul karena gejalanya bisa sangat bervariasi pada setiap orang. Lantas, nyeri seperti apa yang sebaiknya tidak diabaikan?

1. Nyeri Mendadak yang Tak Kunjung Hilang

Menurut profesor kedokteran darurat di Fakultas Kedokteran Universitas Pittsburgh, Dr Michael Turturro, secara umum, rasa sakit yang muncul tiba-tiba, terasa parah, dan tak kunjung hilang tidak boleh diabaikan. Rasa sakit ini bisa terjadi di bagian tubuh mana pun.

Tenaga medis perlu mengevaluasi rasa sakit tersebut untuk menentukan apakah penyebabnya serius atau tidak.

“Kami lebih suka orang-orang lebih berhati-hati,” kata Turturro, dikutip dari laman HuffPost.

“Jika itu cukup mengkhawatirkan dan membuat Anda gelisah, terutama jika itu adalah rasa sakit yang belum pernah Anda alami sebelumnya, itu adalah sesuatu yang benar-benar harus Anda pertimbangkan untuk segera mendapatkan perawatan medis,” tambahnya.

2. Nyeri Dada

Nyeri dada sering kali dikaitkan dengan serangan jantung, sehingga keluhan ini penting untuk ditanggapi dengan serius.

“Nyeri dada jelas merupakan hal yang mengkhawatirkan bagi kami. Jika seseorang mengalami nyeri dada yang tiba-tiba, sesuatu yang belum pernah mereka rasakan sebelumnya, atau mereka pernah mengalaminya sebelumnya dan telah diberi tahu bahwa mereka memiliki masalah jantung, mereka harus diperiksa sesegera mungkin,” kata spesialis kedokteran darurat di Ohio State University Wexner Medical Center, Dr Mark Conroy.

Menurut Turturro, nyeri dada sangat mengkhawatirkan pada orang lanjut usia dan mereka yang memiliki faktor risiko penyakit jantung, seperti hipertensi dan kolesterol tinggi.

Selain serangan jantung, nyeri dada yang tajam juga bisa menandakan masalah serius lainnya, seperti penggumpalan darah di paru-paru atau robekan pembuluh darah utama di dada. Namun, nyeri dada juga tidak selalu menandakan kondisi yang serius.

“Nyeri dada juga bisa disebabkan oleh hal-hal yang sangat ringan, seperti heartburn,” tambah Turturro.

3. Nyeri Disertai Kemerahan pada Betis

Menurut Conroy, nyeri pada kaki bagian bawah, terutama di area betis, perlu diwaspadai jika disertai pembengkakan atau kemerahan.

“Saya selalu khawatir mereka mungkin memiliki gejala yang mengkhawatirkan terkait pembekuan darah, atau yang kita sebut DVT (deep vein thrombosis), trombosis vena dalam,” kata Conroy.

Ia menjelaskan, kondisi ini memerlukan penanganan medis sesegera mungkin, terlebih jika seseorang baru menjalani operasi, terlalu lama berbaring di tempat tidur, atau baru saja melakukan perjalanan jauh dengan pesawat.

4. Nyeri Punggung Atas yang Terasa Seperti Robekan

Nyeri punggung merupakan keluhan yang umum dan bisa dipicu oleh berbagai hal, seperti posisi tidur yang kurang tepat, teknik olahraga yang salah, atau duduk terlalu lama di kursi yang tidak menopang tubuh dengan baik. Meski demikian, Conroy menekankan bahwa ada jenis nyeri punggung tertentu yang tidak boleh diabaikan.

Apabila nyeri di punggung bagian atas atau belakang dada terasa seperti ada sensasi robekan, sebaiknya segera mencari pertolongan medis.

“Sensasi robekan itu bisa menandakan masalah pada pembuluh darah besar utama di tubuh Anda, yang disebut aorta,” kata Conroy.

5. Nyeri Perut Bagian Bawah

Menurut Conroy, nyeri perut adalah salah satu keluhan yang membuat setiap dokter UGD sedikit gugup karena ada begitu banyak kemungkinan penyebabnya.

“Jika Anda mengalami sakit perut, atau yang kita sebut nyeri pinggang, semacam nyeri di bagian kanan atau kiri punggung bawah atau perut bagian bawah, maka itu tentu bisa menjadi pertanda hal-hal seperti batu ginjal, atau jika Anda mengalami demam, itu bisa jadi infeksi ginjal,” katanya.

Ia menambahkan, jika nyeri pinggang disertai mual dan muntah, hal itu juga bisa mengindikasikan radang usus buntu.

Pada intinya, memeriksakan diri ke dokter jika mengalami masalah yang mengkhawatirkan adalah langkah terbaik, meskipun rasa sakit tersebut pada akhirnya ternyata tidak mengindikasikan kondisi yang serius.

“Mungkin Anda akan mendapatkan evaluasi singkat, beberapa jenis pemeriksaan laboratorium atau tes skrining, dan mudah-mudahan, kepastian bahwa skenario terburuk bukanlah yang terjadi,” kata Conroy.

(elk/naf/detik)