Hati-hati! Ini Ciri-ciri Mie dan Makanan yang Mengandung Formalin

Ilustrasi mie. Foto: MART PRODUCTION/Pexels

Jakarta, bisnissumsel.com –

Sejumlah makanan di pasaran ternyata ada yang mengandung formalin sebagai bahan pengawetnya. Zat kimia yang biasa digunakan untuk pengawet mayat itu di salah satunya ditemukan pada mie basah.

Mengutip buku Keamanan Pangan oleh Arya Ulilalbab, dkk, formalin atau formaldehida merupakan larutan tak berwarna yang mudah larut dalam air dan alkohol serta memiliki bau menyengat.

Formalin umumnya berguna sebagai pembasmi hama, disinfektan peralatan rumah sakit, dan perekat kayu lapis. Namun, bahan kimia ini juga sering disalahgunakan oleh oknum tak bertanggung jawab.

Menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI), zat ini kerap ditambahkan pada produk makanan seperti mie basah, tahu, bakso, ayam potong, serta ikan segar dan ikan asin.

Padahal, formalin yang masuk ke tubuh lewat bahan pangan bisa sangat berbahaya bagi kesehatan. Oleh sebab itu, ada baiknya untuk mengetahui ciri-ciri formalin pada produk makanan.

Ciri-ciri Makanan Mengandung Formalin

Dilansir laman resmi BPOM RI, berikut ciri-ciri mie dan makanan yang mengandung formalin.

Mie basah:

  • Tidak lengket
  • Tidak mudah putus
  • Lebih mengkilat
  • Tercium aroma formalin yang menyengat
  • Bisa tahan lebih dari satu hari pada suhu ruang.

Tahu:

  • Bentuknya bagus dan tidak mudah hancur
  • Kenyal
  • Tahan lama di suhu ruang sampai 3 hari dan di kulkas sampai 15 hari
  • Bau agak menyengat
  • Aroma kedelainya sudah tidak tercium lagi.

Ayam potong:

  • Warnanya putih bersih
  • Awet dan tidak mudah busuk
  • Teksturnya kencang.

Ikan:

  • Warnanya putih bersih
  • Teksturnya kenyal
  • Bagian insangnya berwarna merah tua
  • Awet dan tidak mudah busuk
  • Tidak tercium bau amis, melainkan bau menyengat.

Bahaya Formalin bagi Kesehatan

Makanan berformalin yang masuk ke tubuh dapat berbahaya bagi kesehatan. Dampak zat kimia ini dapat terjadi akut (langsung terlihat) maupun kronis (terlihat setelah terpapar lama dan berulang).

Efek formalin akut bagi kesehatan bisa menimbulkan iritasi, alergi, kemerahan, mata berair, mual dan muntah, rasa terbakar, sakit perut, serta pusing. Sementara efek kronisnya dapat menyebabkan infeksi saluran pencernaan, gangguan sistem saraf pusat, periode menstruasi bermasalah, dan bahkan kanker.

Itu tadi ciri-ciri makanan yang mengandung formalin. Jadi, mari lebih berhati-hati lagi ketika memilih bahan pangan yang akan dikonsumsi.

(azn/fds/detik)