Jakarta, bisnissumsel.com –
Makan sebelum olahraga penting untuk membantu tubuh mendapatkan energi selama beraktivitas fisik. Namun, waktu makan perlu diperhatikan agar tubuh memiliki cukup waktu untuk mencerna makanan sebelum berolahraga.
Spesialis gizi klinik dr Igus Ulfa Yaze, SpGK menjelaskan, makan berat sebaiknya dilakukan sekitar 2-3 jam sebelum olahraga berat. Sementara itu, jika waktu menuju olahraga hanya tersisa 30 menit, makanan ringan yang mengandung karbohidrat bisa menjadi pilihan.
“Jadi, kalau 30 menit itu lebih disarankan makan yang karbohidrat simpleks. Misalnya roti atau makan buah, nah itu bisa,” ujarnya dalam TikTok detikHealth, Kamis (22/10/2026).
Meski waktu makan perlu disesuaikan, bukan berarti seseorang harus melewatkan makanan sebelum berolahraga. Menurut dr Yaze, tubuh tetap perlu mendapatkan asupan sebelum melakukan aktivitas fisik.
“Jadi, jangan enggak ada makanan sama sekali sebelum olahraga. Jangan dibiarkan tangki dalam tubuh kita itu kosong sebelum kita melakukan olahraga,” tuturnya.
Ia menyarankan agar seseorang tetap mengonsumsi makanan meskipun dalam porsi ringan jika waktu menuju olahraga sudah dekat. Roti atau buah dapat menjadi pilihan untuk memberikan asupan sebelum mulai beraktivitas.
“Jadi, minimal memang 30 menit harus ada makanan, ya walaupun roti, walaupun cuma buah,” tambahnya.
Senada dengan hal itu, menurut Spesialis Ortopedi dan Traumatologi Konsultan Foot dan Ankle, dr Dimas Radithya Boedijono, SPOT (K) memaparkan, saat olahraga berat seperti lari atau bersepeda dalam durasi lama, tentu mesti ada asupen yang masuk terlebih dahulu.
“Kalau kita menginginkan olahraga, misalnya lari maraton atau lari yang berat, mungkin kadang pagi-pagi harus ada asupan dulu untuk meningkatkan cadangan energi,” jelas dr Dimas dalam talkshow keluarga sehat di Instagram Kementerian Kesehatan RI beberapa waktu lalu.
Namun, apabila ingin berolahraga yang relatif ringan seperti lari singkat, berjalan selama 1 jam, atau HIIT (High Intensity Interval Training) maka belum sarapan juga tidak apa-apa.
“Tapi, kalau kita olahraga yang relatif ringan, seperti HIIT atau lari 30 menit itu tidak terlalu perlu sarapan,” tambahnya.
(elk/up/detik)

















