Jambi, bisnissumsel.com–
Komitmen PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB) dalam mendorong UMKM lokal naik kelas terus diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan. Sebagai BUMN Pembina Rumah BUMN Jambi, PLN tidak hanya membuka akses pasar bagi pelaku usaha, tetapi juga membekali mereka dengan kemampuan menghadapi era digital, termasuk pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
Melalui pelatihan bertajuk “AI Praktis untuk UMKM” yang digelar di Rumah BUMN Jambi, lebih dari 15 pelaku UMKM binaan memperoleh pembekalan mengenai pemanfaatan platform AI seperti ChatGPT dan Claude untuk mengembangkan bisnis secara lebih efektif, mulai dari analisis usaha, penyusunan strategi pemasaran, pengelolaan keuangan, hingga pembuatan konten digital.
General Manager PLN UID S2JB, Diksi Erfani Umar, mengatakan bahwa transformasi digital menjadi salah satu kunci agar UMKM mampu meningkatkan daya saing di tengah perubahan perilaku pasar yang semakin cepat.
“PLN tidak hanya menghadirkan listrik yang andal, tetapi juga terus mengambil peran dalam meningkatkan kapasitas pelaku UMKM agar mampu berkembang secara berkelanjutan. Melalui Rumah BUMN Jambi, kami ingin memastikan UMKM binaan memiliki bekal untuk memanfaatkan teknologi digital, termasuk AI, sehingga mampu bekerja lebih produktif, lebih efisien, dan memiliki daya saing yang semakin kuat. Inilah komitmen PLN untuk terus mendorong UMKM lokal naik kelas,” ujar Diksi.
Menurutnya, teknologi AI bukan lagi sesuatu yang hanya dapat dimanfaatkan oleh perusahaan besar. Dengan pendampingan yang tepat, pelaku usaha mikro dan kecil pun dapat menggunakan teknologi tersebut sebagai asisten bisnis untuk mempercepat pengambilan keputusan dan meningkatkan produktivitas.
Dalam pelatihan tersebut, peserta diajak memahami cara menyusun prompt yang efektif sehingga AI mampu menghasilkan analisis yang sesuai dengan kondisi usaha masing-masing. Dengan memasukkan informasi mengenai jenis usaha, target pelanggan, harga produk hingga tantangan bisnis yang dihadapi, AI dapat membantu memetakan kekuatan, kelemahan, peluang, maupun risiko pengembangan usaha.
Seluruh materi disampaikan secara aplikatif oleh Ajeng Intan Qusnul Khatimah, Meta Ads Creative Strategist, dengan pendekatan praktik langsung menggunakan permasalahan nyata yang dihadapi masing-masing peserta. Metode tersebut membuat para pelaku UMKM dapat memahami sekaligus menguji secara langsung bagaimana AI dapat membantu operasional bisnis sehari-hari.
Manager dan Divisi Program Pembinaan UMKM Rumah BUMN Jambi, Putri Pebridayanti, mengatakan pelatihan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan nyata para pelaku UMKM yang kini dituntut semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.
“Selama ini masih banyak pelaku UMKM yang menganggap AI sebagai teknologi yang rumit. Melalui pelatihan ini kami ingin menunjukkan bahwa AI justru dapat menjadi asisten bisnis yang mudah digunakan untuk membantu menyusun strategi usaha, mengelola keuangan, hingga membuat konten promosi. Yang terpenting adalah bagaimana pelaku UMKM mampu memberikan instruksi atau prompt yang tepat agar AI menghasilkan rekomendasi yang relevan dengan kebutuhan usahanya,” jelas Putri.
Melalui Rumah BUMN Jambi, PLN UID S2JB terus memperkuat ekosistem pemberdayaan UMKM melalui pendampingan, pelatihan, digitalisasi, hingga perluasan akses pemasaran. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen PLN dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung lahirnya UMKM Indonesia yang semakin inovatif, tangguh, dan siap bersaing di era ekonomi digital.
(Ferdi/bs)















