
Nusa Dua, Bali, bisnissumsel.com –
Telkom Indonesia melalui anak usahanya, Telin, menyiapkan pengembangan jaringan kabel laut internasional untuk memperkuat konektivitas Indonesia ke berbagai kawasan dunia. Salah satu program strategis yang tengah dijalankan adalah Indonesia Cable Express (ICE) yang mencakup 14 proyek kabel laut.
CEO Telin Abdul Rahman Ansyori mengatakan proyek tersebut akan menghubungkan Indonesia dengan sejumlah kawasan, mulai dari Asia, Eropa, Timur Tengah hingga Amerika.
“ICE Cable itu Indonesia Cable Express. Itu terdiri dari 14 submarine cable project yang akan menghubungkan Indonesia terus ke rest of Asia, ke Eropa, Middle East, Amerika dan Asia,” ujar Abdul Rahman usai press conference Bali Annual Telkom International Conference (BATIC) 2026 di Nusa Dua, Bali, Selasa (25/8).
Menurutnya, pembangunan 14 proyek kabel laut tersebut tidak dilakukan sekaligus, melainkan secara bertahap dengan mempertimbangkan kebutuhan pada masing-masing koridor.
Telin akan melihat jalur mana yang perlu lebih dahulu diperkuat berdasarkan kapasitas jaringan yang sudah tersedia dan kebutuhan ekosistem digital.
“Kita eksekusi first staging bertahap. Melihat koridor mana yang lagi mau kita amankan. Kita sudah punya beberapa kabel,” jelasnya.
Bidik Timur Tengah hingga Amerika Latin
Sementara itu, Director of Wholesale & International Service Telkom Indonesia Budi Satria Dharma Purba mengatakan bisnis kabel laut Telin selama ini terutama berfokus pada tiga koridor utama, yakni antarkawasan Asia, Asia-Amerika, serta Asia-Eropa.
Namun Telkom kini mulai melihat peluang untuk memperluas jangkauannya ke wilayah lain.
Telin sebelumnya telah berekspansi ke Timur Tengah dengan membuka kantor. Langkah berikutnya yang tengah dipertimbangkan adalah memperluas investasi infrastruktur di kawasan tersebut.
“Kita sedang eksplorasi juga. Mungkin beberapa waktu lalu teman-teman media juga tahu Telin ekspansi ke Timur Tengah. Sudah mulai buka kantor dan sebagainya. Itu adalah bagian dari inisiasi kita,” kata Budi.
Sejumlah koridor baru yang tengah dijajaki antara lain Timur Tengah-Afrika, Eropa-Amerika, hingga konektivitas dari Amerika Serikat menuju Amerika Latin.
“Jadi kita ingin tentu melihat peluang-peluang bisnis di tempat lain, di luar dari zona nyamannya Telin saat ini,” ujarnya.
Investasi Tetap Hati-hati
Meski ekspansi akan terus dilakukan, Telin memastikan setiap proyek akan melalui perhitungan bisnis yang ketat.
Abdul Rahman mengatakan investasi kabel laut membutuhkan modal besar sehingga perusahaan harus memastikan setiap pembangunan memiliki potensi pengembalian investasi yang sehat.
“Rencana investasi akan jalan terus dan akan kami lakukan sesuai dengan arahan grup. Tetapi akan kami lakukan dengan sangat prudent dan dengan sangat hati-hati agar memastikan bahwa setiap rupiah yang kita keluarkan selalu akan kembali ke negara,” ujarnya.
Ekspansi jaringan kabel laut tersebut menjadi bagian dari upaya Telkom dan Telin memperkuat posisi Indonesia dalam jalur konektivitas digital global, sekaligus mengantisipasi pertumbuhan kebutuhan data dan layanan digital yang terus meningkat.
(afr/rns/detik)














