Washington DC, bisnissumsel.com –
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan bahwa AS mengambil alih kendali atas seperlima cadangan minyak Venezuela yang sangat besar, berdasarkan kesepakatan yang disebutnya sebagai “kesepakatan minyak terbesar dalam sejarah dunia” antara kedua negara.
Trump, seperti dilansir Reuters dan AFP, Sabtu (29/8/2026), menyebut kesepakatan itu memberikan AS kendali mayoritas atas 65 miliar barel cadangan minyak Venezuela. Rincian mengenai kesepakatan ini belum diungkap ke publik.
“Amerika Serikat baru saja menyepakati perjanjian dengan Venezuela mengenai KESEPAKATAN MINYAK TERBESAR DALAM SEJARAH DUNIA!” kata Trump dalam pernyataan via akun media sosial Truth Social pada Jumat (28/8) waktu setempat, mengumumkan apa yang disebutnya sebagai “BREAKING NEWS”.
“Atas arahan saya, Menteri Luar Negeri Marco Rubio dan Menteri Pertahanan Pete Hegseth — yang bekerja sama erat dengan Presiden Interim Venezuela, Delcy Rodriguez, yang sangat dihormati, dan melalui kemitraan dengan sektor swasta, telah berhasil mengamankan kendali mayoritas AS atas lebih dari 65 MILIAR BAREL cadangan minyak terbukti di Venezuela, tanpa membebani biaya sepeser pun bagi para pembayar pajak Amerika,” sebutnya.
Venezuela memiliki cadangan minyak terbukti terbesar di dunia. Pemerintahan Venezuela berada di bawah tekanan hebat dan pengawasan ketat dari pemerintahan Trump sejak AS menggulingkan dan menangkap pemimpin lama negara itu, Nicolas Maduro, dalam operasi militer mengejutkan pada Januari lalu.
Washington kemudian mengizinkan Wakil Presiden Maduro saat itu, Delcy Rodriguez, untuk tetap menjabat sebagai pemimpin sementara selama dia bersedia mengikuti kebijakan AS.
Trump telah secara terbuka menyatakan keinginan untuk mengamankan minyak Venezuela bagi AS. Dalam pernyataannya, Trump mengklaim bahwa langkah ini akan melipatgandakan cadangan minyak AS hingga lebih dari dua kali lipat, dan akan menyediakan sumber minyak mentah baru untuk membantu menurunkan harga bahan bakar di AS.
“Transaksi bersejarah ini melipatgandakan LEBIH DARI DUA KALI LIPAT cadangan minyak Amerika, meningkatkan pasokan minyak kita secara signifikan, dan akan menurunkan harga bahan bakar secara substansial bagi seluruh rakyat Amerika untuk jangka panjang, sembari terus membantu mengarahkan Venezuela menuju kesuksesan luar biasa dan kemakmuran yang besar,” cetus Presiden AS tersebut.
“Transaksi ini akan sangat memperkuat hubungan yang sudah semakin berkembang antara Venezuela dan Amerika Serikat!” sebutnya.
(nvc/idh/detik)















