Kondisi Joe Biden Disebut Memburuk, Kanker Prostat Menyebar ke Tulang

Foto: Joe Biden (Kevin Dietsch / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)

Jakarta, bisnissumsel.com –

Kondisi kesehatan mantan Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden, dilaporkan kian mengkhawatirkan. Kanker prostat yang diidapnya kini telah menyebar (bermetastasis) hingga ke area tulang dan memicu rasa sakit yang luar biasa.

Perkembangan kondisi medis tersebut diungkapkan langsung oleh sang putra, Hunter Biden, dalam sebuah wawancara khusus bersama BBC.

“Kankernya telah menyebar, bermetastasis ke tulang-tulangnya dan lebih jauh lagi. Ini sangat menyakitkan, dan sangat melumpuhkan dalam banyak hal,” ujar Hunter Biden, dikutip dari Fox News, Senin (10/8/2026).

Sembari menahan kesedihan, Hunter mengaku prihatin melihat kondisi ayahnya yang terus menahan rasa sakit tanpa banyak mengeluh.

“Sangat sedih melihatnya. Satu-satunya hal yang ingin saya katakan tentang ayah saya, tentang kesehatannya saat ini, adalah saya berharap dia lebih banyak mengeluh, karena kondisinya memang tidak baik,” lanjutnya.

Meski daya tahan fisiknya melemah akibat gerogotan sel kanker, Hunter menyebut sang ayah masih memaksakan diri untuk tetap beraktivitas dan menghadiri beberapa agenda publik.

Terdeteksi Stadium 4 dan Bersifat Agresif

Joe Biden pertama kali mengumumkan diagnosis kanker prostat yang diidapnya pada Mei 2025 lalu, selang beberapa bulan setelah purna tugas dari Gedung Putih.

Saat itu, kanker yang diidap Biden sudah terdeteksi berada di stadium 4, bersifat agresif, dan telah menjangkau jaringan tulang. Hasil pemeriksaan medis menunjukkan skor Gleason 9.

Itu merupakan sebuah indikator klinis yang menandakan pertumbuhan sel kanker sangat agresif. Skor tersebut juga mengindikasikan penyakit kemungkinan telah bersarang di tubuhnya selama bertahun-tahun.

Spesialis Onkologi dari University of Pennsylvania, Dr Ezekiel J Emanuel, memperkirakan Biden sebenarnya telah mengidap kanker prostat tersebut sejak awal masa kepresidensinya.

“Beliau sudah mengidapnya saat masih menjabat sebagai presiden. Kanker itu tidak berkembang begitu saja dalam 100 hingga 200 hari terakhir,” terang Dr Emanuel.

Aktivitas Melambat di Usia 83 Tahun

Dampak penyebaran sel kanker ini juga diakui oleh sang istri, Jill Biden. Dalam keterangannya, Jill menyebut kombinasi antara penyakit stadium lanjut, efek samping pengobatan, serta faktor usia yang menginjak 83 tahun membuat aktivitas harian suaminya kian terbatas.

“Dia tetap berusaha menjalankan agendanya, tetapi geraknya memang melambat. Maksud saya, kanker stadium 4 di usia 83 tahun, ditambah efek obat-obatan yang dikonsumsi, membuat hidupnya jauh lebih sulit belakangan ini,” tutur Jill.

(sao/kna/detik)