PLN UID S2JB Sukses Kawal Kunjungan Presiden Prabowo di Sumsel dengan Listrik Tanpa Kedip

Palembang, bisnissumsel.com –

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB) sukses menjaga keandalan pasokan listrik selama rangkaian kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Sumatera Selatan. Sepanjang agenda Presiden terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Palembang, sistem kelistrikan terjaga aman dan andal tanpa kedip.

Keandalan pasokan tersebut menjadi bagian dari dukungan PLN terhadap kelancaran agenda kenegaraan Presiden yang pada Senin, 24 Agustus 2026, memimpin rapat penanganan karhutla di Posko Utama Satuan Tugas Karhutla Provinsi Sumatera Selatan di kawasan Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang.

General Manager PLN UID S2JB, Diksi Erfani Umar, mengatakan keberhasilan menjaga pasokan listrik menjadi kewajiban dengan persiapan sistem, mitigasi risiko, serta koordinasi personel yang dilakukan sebelum hingga seluruh rangkaian kegiatan Presiden berakhir.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian kunjungan kerja Bapak Presiden di Sumatera Selatan dapat kami dukung dengan pasokan listrik yang aman dan andal tanpa kedip. Seluruh system kelistrikan kami pastikan siap sebelum agenda berlangsung,” ujar Diksi.

Diksi menjelaskan, keberhasilan menjaga keandalan pasokan listrik tanpa kedip selama agenda Presiden tidak lepas dari langkah mitigasi yang dilakukan sejak tahap persiapan, termasuk pemetaan potensi risiko pada sistem kelistrikan.

“Kami selalu melakukan mitigasi sedini mungkin. Potensi risiko dipetakan terlebih dahulu sehingga langkah antisipasi sudah tersedia apabila terjadi perubahan kondisi sistem. Kesiapan ini menjadi kunci sehingga pasokan listrik dapat terus terjaga selama kegiatan berlangsung,” kata Diksi.

Dalam pengamanan tersebut, PLN Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) S2JB memegang peran penting dalam mengawasi sistem kelistrikan secara real time. Pemantauan dilakukan dari pusat kendali terhadap kondisi jaringan, beban kelistrikan, gardu hubung hingga titik-titik suplai yang mendukung lokasi kegiatan Presiden.

“Tim pengatur distribusi terus memonitor kondisi sistem dan berkoordinasi dengan petugas di lapangan. Setiap parameter jaringan kami pantau sehingga apabila terdapat indikasi anomali dapat segera diantisipasi. Hasilnya, sistem kelistrikan yang mendukung seluruh agenda Presiden dapat dipertahankan dalam kondisi aman dan stabil,” ujar Manager PLN UP2D S2JB, Yanuardhi Arief Budiyono,

Sinergi antarunit PLN menjadi salah satu kunci pengamanan kelistrikan. Koordinasi dilakukan secara terpadu agar setiap kondisi pada jaringan dapat direspons dengan cepat tanpa mengganggu kontinuitas pasokan listrik.

(Ferdi/bs)