PLN Pangkas Vegetasi di Penyulang Kedondong, Cegah Gangguan Listrik di Palembang

Palembang, bisnissumsel.com –

PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB) terus memperkuat keandalan pasokan listrik di Palembang. Melalui PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Rivai, petugas melakukan pemeliharaan ruang bebas jaringan atau Right of Way (ROW) di sepanjang Penyulang Kedondong untuk mengantisipasi gangguan listrik akibat pohon dan vegetasi yang terlalu dekat dengan jaringan.

Pemeliharaan dilakukan dengan memangkas ranting serta menertibkan vegetasi yang berpotensi menyentuh jaringan tegangan menengah. Langkah preventif ini penting terutama untuk mengurangi risiko gangguan akibat ranting patah, pohon tumbang, maupun kondisi lingkungan yang dapat memengaruhi jaringan distribusi.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB), Diksi Erfani Umar, mengatakan keandalan pasokan listrik menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kualitas layanan kepada pelanggan. Karena itu, menurut dia, pemeliharaan jaringan tidak hanya dilakukan setelah terjadi gangguan, tetapi juga melalui mitigasi terhadap berbagai potensi gangguan sejak dini.

“Keandalan listrik harus dijaga dari hulunya, termasuk dengan memastikan ruang bebas jaringan tetap aman. Pemeliharaan seperti ROW menjadi bagian penting dari upaya pencegahan agar potensi gangguan dapat ditekan sebelum berdampak kepada pelanggan. Tujuan akhirnya adalah masyarakat dapat menikmati listrik yang aman, andal, dan berkualitas,” ujar Diksi.

Upaya pemangkasan vegetasi tersebut juga memiliki dasar dalam Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023. Dalam Pasal 27 ayat (1) huruf g, pemegang izin usaha penyediaan tenaga listrik untuk kepentingan umum memiliki hak untuk memotong dan/atau menebang tanaman yang menghalangi pelaksanaan penyediaan tenaga listrik. Pelaksanaannya tetap dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dengan mengedepankan aspek keselamatan ketenagalistrikan serta kepentingan masyarakat.

Diksi mengatakan, pemeliharaan ROW bukan semata-mata untuk membersihkan jalur jaringan, tetapi menjadi bagian dari mitigasi risiko guna melindungi masyarakat sekaligus menjaga kontinuitas pasokan listrik. PLN juga terus mendorong unit pelayanan di lapangan melakukan pemeliharaan jaringan secara terukur dengan mempertimbangkan kondisi serta karakteristik masing-masing wilayah.

“Vegetasi yang terlalu dekat dengan jaringan dapat menjadi salah satu sumber gangguan, terutama saat terjadi hujan dan angin kencang. Karena itu, pemeliharaan dilakukan secara berkala dan terukur sebagai langkah preventif untuk menjaga keselamatan masyarakat dan memastikan listrik tetap andal,” kata Diksi.

Team Leader Teknik Layanan Pelanggan PLN ULP Rivai, Benyamin Ignatius Gultom, mengatakan Penyulang Kedondong menjadi salah satu jaringan yang mendapat perhatian dalam pemeliharaan tersebut. Petugas menyisir sejumlah titik yang dinilai memiliki potensi gangguan akibat pertumbuhan vegetasi.

“Kami memetakan titik-titik yang berisiko kemudian melakukan pemangkasan terhadap pohon dan vegetasi yang berpotensi mengganggu jaringan. Upaya ini dilakukan secara rutin agar potensi gangguan dapat diminimalkan dan suplai listrik kepada pelanggan tetap terjaga,” kata Benyamin.

Selain pemangkasan vegetasi, petugas turut memeriksa kondisi jaringan untuk memastikan penyaluran energi listrik kepada pelanggan tetap berlangsung optimal. PLN mengimbau masyarakat tidak melakukan pemangkasan sendiri apabila menemukan pohon atau tanaman yang berada dekat dengan jaringan listrik karena berisiko terhadap keselamatan. Masyarakat dapat melaporkan potensi gangguan tersebut melalui aplikasi PLN Mobile agar dapat ditangani petugas sesuai prosedur keselamatan ketenagalistrikan.

PLN juga mengajak masyarakat mendukung upaya menjaga ruang aman jaringan dengan memperhatikan pertumbuhan pohon maupun tanaman di sekitar instalasi kelistrikan. Kolaborasi antara PLN dan masyarakat dinilai penting untuk mencegah potensi gangguan sekaligus menjaga keselamatan lingkungan di sekitar jaringan.

Melalui pemeliharaan preventif dan pemantauan jaringan secara berkelanjutan, PLN berupaya menekan potensi gangguan sekaligus meningkatkan kualitas layanan listrik bagi masyarakat di wilayah kerja ULP Rivai.

(Ferdi/bs)