Jakarta, bisnissumsel.com –
Presiden UEA Mohamed bin Zayed (MBZ) dikonfirmasi telah bertemu dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu di Uni Emirat Arab. Mereka membahas terkait hubungan bilateral kedua negara.
“Kedua belah pihak membahas hubungan bilateral antara UEA dan Israel serta cara-cara untuk memperkuat dan mengembangkannya,” kata pernyataan Emirates News Agency dilansir AFP, Selasa (22/9/2026).
Pihak Israel juga megkonfirmasi pertemuan yang digelar pada hari Minggu (27/9) tersebut. Benjamin Netanyahu mengunjungi Uni Emirat Arab untuk membahas situasi kawasan di tengah diplomasi sensitif yang didukung AS terkait perang Iran.
“Kunjungan tersebut berfokus pada penguatan hubungan antara kedua negara dan tantangan-tantangan regional,” kata kantor perdana menteri dalam sebuah pernyataan di platform X.
Laporan soal kunjungan Netanyahu ke UEA itu muncul saat situasi Timur Tengah masih diselimuti perang, yang berkecamuk antara Amerika Serikat (AS) dan Israel melawan Iran, yang dimulai sejak akhir Februari lalu.
Kunjungan diam-diam itu, jika memang terkonfirmasi, dilakukan beberapa pekan setelah laporan mengejutkan dari berbagai media lokal Israel, yang mengungkapkan bahwa Presiden UEA telah memperingatkan Netanyahu sebelum Hamas melancarkan serangan mematikan terhadap Israel pada 7 Oktober 2023, yang memicu perang tanpa henti di Jalur Gaza.
Disebutkan laporan-laporan media Israel bahwa Netanyahu tidak meneruskan peringatan yang diterimanya itu kepada badan-badan keamanan Israel.
Netanyahu telah membantah keras laporan media tersebut. Israel dan UEA secara resmi menjalin hubungan diplomatik sejak tahun 2020, sebagai bagian dari Abraham Accords yang dimediasi oleh AS.
(wnv/yld/detik)
















