Teheran, bisnissumsel.com –
Iran menegaskan hanya diplomasi yang dapat menyelesaikan perang yang dimulai Amerika Serikat (AS) dan Israel. Hal itu disampaikan Iran setelah Presiden AS Donald Trump menolak usulan Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz dan mengakhiri permusuhan.
“Syarat-syarat kami jelas, dan setiap langkah menuju pembukaan kembali Selat Hormuz bergantung pada dipenuhinya syarat-syarat tersebut,” tulis Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi di media sosial seperti dilansir Reuters, Minggu (27/9/2026).
“Hanya solusi melalui perundingan yang dapat membawa mereka keluar dari kebuntuan ini,” sambungnya.
Iran mengumumkan usulan perdamaian pekan lalu di Sidang Majelis Umum PBB di New York. Iran menyatakan usulan tersebut telah disampaikan kepada pihak AS melalui mediator Qatar.
Pada Sabtu (26/9), Trump menyatakan menolak rencana tersebut dan berpendapat desakan Iran untuk mencapai kesepakatan mengenai jalur perairan vital itu didorong oleh keputusasaan.
“Mereka ingin segera membuat kesepakatan untuk membuka Selat Hormuz karena mereka sedang mengalami kekalahan telak,” ujar Trump di Gedung Putih.
Terlepas dari pernyataan publik Trump, menurut Araghchi, para mediator yang memfasilitasi pembicaraan Iran dengan AS belum secara resmi menyampaikan penolakan AS terhadap rencana tersebut.
“Kami sedang menunggu para mediator menyampaikan pandangan pasti kepada kami, dan kami akan mengambil keputusan berdasarkan hal tersebut,” tulis Araghchi.
(haf/knv/detik)















